PKS Minta Caleg Diduga Cabuli Anak Kandung Serahkan Diri

PKS Minta Caleg Diduga Cabuli Anak Kandung Serahkan Diri Ilustrasi (Ist)

Covesia.com - Pengurus DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pasaman Barat, Sumbar meminta terlapor AH dugaan tindak pidana pencabulan anak kandungnya untuk segera menyerahkan diri kepada Kepolisian setempat.

Ketua DPD PKS Pasbar, Fajri Yistian mengatakan langkah itu menurutnya akan lebih memudahkan aparat hukum dalam memproses kasus tersebut.

"Memang terlapor AH merupakan Caleg Partai PKS Dapil III Pasbar. Akan tetapi beliau bukan kader PKS. AH direkrut berdasarkan pertimbangan yang matang untuk ikut dalam kontestasi Pemilu 2019 sebagai Caleg saja. Oleh karena itu, kami meminta AH untuk segera menyerahkan diri kepada Pihak Kepolisian," kata Fajri Yustian ketika dikonfirmasi oleh Covesia.com melalui telepon genggamnya, Rabu (13/3/2019).

Menurut Fajri, pihaknya selama ini sama sekali tidak menyangka terlapor AH nekat melakukan perbuatan bejat tersebut terhadap anak kandungnya sendiri, Bunga (nama samaran) bahkan sudah berlangsung tujuh tahun.

"Kami tidak menyangka. Malah terkejut, berbagai media mengkonfirmasi kepada kami. Sebab, selama ini AH kami kenal orangnya sangat shaleh, bahkan guru ngaji. Meskipun demikian, kita tetap mengikuti proses hukum yang sedang berlangsung. Kalau memang terbukti, kami tidak akan segan mencoret namanya dari keikutsertaan sebagai Caleg PKS," tambahnya.

Pihaknya mengaku tidak akan tebang pilih dalam bertindak terhadap kader dan Calegnya. Sebab perbuatan tersebut sangat mencoreng nama baik Partai PKS yang selama ini dikenal Partai Religius.

Sebelumnya, istri terlapor AH melaporkan perbuatan bejat suaminya itu ke Polres Pasaman Barat tentang tindak pidana pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri, Bunga. Dalam pengakuan korban, terlapor AH sudah menodainya sejak usia 10 Tahun hingga berusia 17 tahun. 

Selama tujuh tahun itu korban dibujuk dan diancam agar tidak membuka suara tentang perbuatan sang ayah itu. Saat ini terlapor sedang diburu keberadaannya yang dikabarkan kabur ke Pulau Jawa.

(eri/don)

Berita Terkait

Baca Juga