Polisi Bekuk Delapan Orang Pengedar Narkoba di Sumbar

Polisi Bekuk Delapan Orang Pengedar Narkoba di Sumbar Press Conference terkait penangkapan Delapan Orang Pengedar Narkoba di Sumbar, Rabu (13/3/2019). Foto: Covesia/ Primadoni

Covesia.com - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar), bekuk delapan orang pengedar narkotika selama akhir Februari hingga awal Maret 2019. Dari penangkapan tersebut berbagai jenis Narkotika diamankan. 

"Sejak akhir Februari hingga minggu ini pengungkapan kasus narkotika sebanyak 7 kasus, dengan 8 tersangka," ungkap Direktur Narkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Ma’mun, saat gelar rillis perkara di Mapolda, Rabu (13/3/2019).

Ia mengatakan, kedelapan tersangka ini diamankan di sejumlah lokasi di wilayah hukum Polda Sumbar, seperti di Tanah Datar, Agam, Padangpariaman, dan Kota Padang. Dari mereka pihaknya berhasil mengamankan narkotika jenis sabu sebanyak 237,89 gram, kemudian ganja 1,49 kilogram, dan 103 butir ektasi. 

“Dan kedelapan tersangka yakni AS, L, Y, AH, AC, FA , MI dan SF. Dari 8 tersangka, satu diantara pelaku berjenis kelamin perempuan, profesi IRT, dan seorang anak bawah umur,”  jelasnya yang tidak menyebutkan inisial anak tersebut.

Lebih lanjut ia mengatakan, penangkapan seluruh pengedar narkotika berawal dari laporan masyarakat yang ditindaklanjuti langsung oleh Ditresnarkoba Polda Sumbar.

“Dari laporan masyarakat itulah kita bisa menciduk kesemua tersangka ini, dengan cara undercover buy atau pembelian penyamaran, dan kemudian dikembangkan,” tuturnya.

Ia menjelaskan, kesemua tersangka ini tidak ada keterkaitan dan merupakan jaringan yang berbeda-beda.

“Kesemua pelaku merupakan pengedar beda jaringan, dan barang haram tersebut dipasok dari provinsi tetangga,” jelasnya.

Atas parbuatan kesemua tersangka, kata Ma’mun, jika terbukti bersalah mereka akan dijerat dengan pasal 111, pasal 112 dan pasal 114 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman diatas 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara atau seumur hidup atau hukuman mati.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Syamsi menegaskan, pihaknnya terus berkomitment untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan barang haram tersebut.

"Polda Sumbar sangat berkomitmen kuat memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika ini. Karena narkotika membahayakan generasi muda kita," tegas Syamsi.

(don)

Berita Terkait

Baca Juga