Miris! Korban Mengaku Sudah Tujuh Tahun Dinodai Sang Ayah

Miris Korban Mengaku Sudah Tujuh Tahun Dinodai Sang Ayah Ilustrasi (Dok. covesia)

Covesia.com - Kasus pencabulan yang dilakukan oleh ayahnya sendiri terhadap anak kandungnya di Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar sontak membuat gempar seluruh masyarakat di daerah itu.

Bagaimana tidak, oknum terlapor AH juga oknum Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Pasaman Barat Daerah Pemilihan III dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dikenal sangat alim juga Imam Masjid Sungai Aur, Pasaman Barat.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Iman Pribadi Santoso melalui Kasat Reskrim Polres Pasaman Barat, AKP Afrides Roema mengatakan dari pengakuan korban, Bunga (nama samaran) sudah dinodai sang ayah sejak Kelas 3 SD atau umur 10 tahun.

"Saat ini korban sudah berusia 17 tahun. Dari pengakuannya, terlapor sudah menodai korban sejak umur 10 tahun atau sudah berlangsung selama 7 tahun sebelum dilaporkan oleh ibu kandungnya, Maya (nama samaran) ke Polres Pasbar (7/3) kemarin," terang AKP Afrides Roema kepada Covesia.com, Rabu (13/3/2019).

Menurut AKP Afrides Roema, korban selama ini diduga dibujuk dan diancam terlapor untuk tidak mengatakan peristiwa tersebut kepada pihak lain.

"Korban dibujuk, dengan berbagai hal. Kemudian juga di ancam untuk tidak buka suara dengan kejadian tersebut. Namun sudah tak kuasa, korban menceritakan kepada Ibunya, hingga kemudian dilaporkan," tambahnya.

Pihaknya mengaku, sangat prihatin atas musibah yang ditimpa keluarga korban. Bahkan kata dia, pelapor (istri) saat ini juga dalam keadaan mengandung sekitar delapan bulan.

"Kasus ini masih kita dalami. Kita kumpulkan dulu keterangan dari korban, pelapor dan saksi terkait. Sementara terlapor AH sedang kita cari tahu keberadaannya," tutupnya.

Baca juga: Diduga Cabuli Anak Kandung, Caleg PKS di Pasaman Barat Dipolisikan

(eri/don)


Berita Terkait

Baca Juga