Sumbar Masuk Zona Merah Kekerasan Seksual Terhadap Anak, DPRD: Evaluasi Total Seluruh Elemen

Sumbar Masuk Zona Merah Kekerasan Seksual Terhadap Anak DPRD Evaluasi Total Seluruh Elemen Anggota Komisi V DPRD Sumbar, Risnaldi dari Fraksi Nasdem (Foto: Dok. Pribadi)

Covesia.com - Terkait pernyataan Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) yang menyebutkan bahwa wilayah Sumatera Barat (Sumbar) masuk pada zona merah atau darurat kasus kekerasan seksual anak.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi V DPRD Sumbar, Risnaldi mengatakan, sebenarnya harus evaluasi total bersama dari elemen manapun, Sumbar dari beberapa kasus menjadi pertanyaan besar kenapa banyak zona merah, seperti Narkoba dan obat terlarang, LGBT, kenakalan remaja, termasuk kekerasa seksual terhadap anak-anak ini.

"Berkaca dari kasus diatas, kami berpendapat, bagi pemimpin harus ingat janji, para ulama kembali ke kitab dan ninik mamak harus kembali keadat," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, sebenarnya hukum positif sudah ada, Perda pekat juga, hanya tinggal seluruh stakeholder harus bekerja serius dan masif.

"Jadi jawabannya harus ada Struktur lembaga yang bekerja dan anggaran pasti dari APBD, seperti struktur di BAZNAS," sebutnya.

Kemudian Risnaldi menegaskan, satgas terpadu di bawah kewenangan Pemda dan disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan dan punya anggaran di APBD.

"Jika semua stake holder sudah berperan dan didukung dengan APBD yang ada, jadi kasus-kasus yang membuat Sumbar pada zona merah akan terminimalisir," tegasnya.

(don)

Berita Terkait

Baca Juga