Diduga Melewati Batas Wilayah, Sejumlah Masyarakat Hentikan Penambangan PT Tripa Bara di Pessel

Diduga Melewati Batas Wilayah Sejumlah Masyarakat Hentikan Penambangan PT Tripa Bara di Pessel Wali Nagari Binjai Tapan Jamirus, saat berada dilokasi penambangan yang dilakukan PT Tripa Bara (Foto: Istimewa)

Covesia.com - Diduga melewati batas wilayah penambangan, sejumlah warga beserta seluruh pemuka masyarakat dan pihak Pemerintahan Nagari Binjai Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, menghentikan satu unit alat berat milik PT Tripa Bara yang tengah melakukan penambangan, Selasa (12/3/2019) sekitar pulul 13.00 WIB siang.

Menurut informasi, aksi yang digelar oleh warga setempat dengan melibatkan seluruh unsur Pemuda, Bamus, Pemuka Masyarakat serta Pemerintah Nagari didaerah itu. 

Disebabkan, karna masyarakat didaerah itu tidak menerima. Bahwa sanya PT Tripa Bara telah melewati wilayah penambangan.

"Seharusnya, penambangan yang dilakukan oleh PT Tripa Bara adalah nagari sebelah Lunang Utara, Kecamatan Lunang. Tidak di nagari kita. Memang secara wilayah kita berbatasan, tapi itukan sudah ditentukan juga sesuai dengan surat izinnya," sebut Wali Nagari Binjai Tapan Jamirus saat dihubungi Covesia.com

Menurutnya, pemberhentian ini hanya dilakukan sementara. Menjelang adanya titik terang antara pemimpin PT Tripa Bara denan pihaknya.

Selain itu, aksi tersebut dilakukan atas persepakatan masyarakat dan melibatkan seluruh unsur seperti Tokoh Pemuda, Pemuka Masyarakat, Bamus dan juga Pemerintah Nagari.

"Kita sepakat diberhentikan dulu untuk sementara waktu. Sambil menunggu kejelasannya. Karna menurut kami penambangan yang dilakukan telah memasuki wilayah Nagari kita Binjai. Dan kita juga minta perlihatkan surat izin tersebut. Karna disana dicantumkan wilayah yang dibolehkan melakukan penambangan," ujarnya Wali Nagari.

Lanjutanya, saat melakukan aksi pemberhentian alat berat tambang dalam bekerja, pihaknya bersama masyarakat membicarakannya dengan baik-baik.

"Ya, saat pemberhentian untuk tidak menambang. Kita bersama masyarakat melakukan negosiasi dengan cara baik-baik dengan pekerja. Dan pekerjapun mnyetujui permintaan kita," pungkasnya Wali Nagari Binjai Tapan Jamirus. 

Kontributor Pessel: Indrayen Putra

Berita Terkait

Baca Juga