Derita Tulang Keropos, Ibu Muda di Pessel Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan

Derita Tulang Keropos Ibu Muda di Pessel Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan Iwatri Yulita (28) yang menderita penyakit tulang keropos terbaring lemah di rumahnya Kampung Proyek, Nagari Talang Balarik Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Rahul) Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan (Foto: Istimewa)

Covesia.com - Selama satu tahun ini, seorang ibu muda Iwatri Yulita (28) pasangan dari Ivandra Saputra (29) yang beralamat di Kampung Proyek, Nagari Talang Balarik Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Rahul) Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, terbaring lemah di tempat tidurnya, karna menderita penyakit tulang keropos.

Kondisi Iwatri Yulita sangat memprihatinkan, setiap hari ia hanya berbaring di tempat tidurnya. Tanpa bisa melakukan aktivitas selayaknya orang normal biasanya. Sebab, semakin hari penyakit yang dideritanya semakin parah.

Sakit tulang punggung keropos mulai dirasakan Iwatri semenjak ia melahirkan anak keduanya yang kini berumur satu tahun. 

Dengan kondisi kian memburuk, saat ini dua anaknya Iwatri tidak lagi mendapatkan asuhan dari seorang ibu. Pasalnya, sang ibu tidak lagi bisa bergerak. Jangankan untuk memberi asuhan hendak makan saja Iwatri harus disuapi.

"Usai melahirkan anak kedua kami, kondisi istri saya kian memburuk. Dari bermula ia tidak bisa berdiri hingga sekarang tidak bisa duduk dan untuk bergerak memiringkan posisi tidurnya saja ia sudah tidak bisa," ungkap Ivandra Saputra suami Iwatri Yulita saat dihubungi Covesia.com, Sabtu (9/3/2019).

Dijelaskannya, untuk kesembuhan sang istri. Ia dari pihak keluarga sudah membawa Iwatri berobat ke RSUD M. Zein Painan, dan RS Semen Padang, terakhir di RSUP M. Jamil Padang. 

"Berbagai upaya untuk pengobatan telah kami lakukan. Namun hingga sekarang masih belum ada perubahan. Terakhir di M. Djamil, tapi pada 21 Februari 2019 Iwatri dibawah pulang dengan status rawat jalan," jelasnya.

Lanjutnya ia mengatakan, meski telah memiliki BPJS gratis tetap saja ia merasa kewalahan biaya untuk kontrol ulang pengobatan dari Tapan ke M. Djamil Padang.

"BPJS memang kami punya. Tapi untuk membawa bolak balik ke Padang kan butuh biaya. Karna untuk satu kali pergi menghabiskan uang 1,5 juta. Sedangkan mata pencarian saya hanya seorang buruh tani," ujarnya.

Dengan kondisi seperti itu, ia dan pihak keluarga sangat terbentur persoalan biaya dalam melakukan pengobatan Iwatri dan mengharapkan bantuan dari pihak dermawan.

Bagi para dermawan yang ingin membantu bisa menyalurkan melalui nomor rekening Bank BRI (5485-01-013307-53-7) atasnama Ivandra Saputra atau dapat memastikan melalui telpon (082268935788).

Kontributor Pessel: Indrayen Putra

Berita Terkait

Baca Juga