Nestapa Satu Keluarga di Pessel Sumbar: Anak Derita Penyakit Aneh, Ibu Divonis Kanker Otak

Nestapa Satu Keluarga di Pessel Sumbar Anak Derita Penyakit Aneh Ibu Divonis Kanker Otak Foto: Gito dan Al Asrita yang mengidap penyakit kanker otak.(Indrayen)

Covesia.com - Sudah jatuh ditimpa tangga, sebuah pepatah yang kiranya pas untuk disematkan kepada sebuah keluarga kecil yang berada di wilayah pesisir Sumatera Barat (Sumbar) ini. Al Asrita (41) istri dari Uwin (49) yang tak lain adalah ibu kandung Algito Nanda Windra atau Gito (5) seorang bocah penderita penyakit aneh, dengan kulit melepuh di Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) ternyata mengidap penyakit kanker otak.

Penderitaan yang dialami keluarga kecil ini, ternyata tidak hanya datang dari Gito anak kedua dari pasutri Uwin dan AL Asrita, yang sekarang menderita penyakit kulit melepuh dengan kondisi amat sangat memprihatinkan. 

Kali ini penderitaan juga datang dari sang ibu Gito. Bahwasanya ibu Gito Al Asrita mengidap penyakit kanker otak.

"Penyakit ibunya Gito diketahui empat bulan yang lalu. Dimana Al Asrita merasakan sakit kepala. Apabila sakit kepalanya tiba, ibu Gito merengek-rengek kesakitan hingga tak sadarkan diri,"sebut Paman Gito yang juga adik kandung dari Al Asrita, Rian pada Covesia.com Kamis, (21/2/2019)

Menurut Rian, selama empat bulan lalu, sampai sekarang ibu Gito tidak bisa lagi mengurus Gito. Karna ibunya harus menjaga kesehetannya serta harus kontorl kesehetan ke rumah sakit. Saat ini Gito diurus oleh sang ayah. Sebab, ibu Gito Asrita juga sakit.

"Ibu Gito sudah di operasi dua minggu yang lalu, dan ibu gito harus selalu kontrol satu bulan sekali ke rumah sakit dan kondisi ibu gito saat ini masih lemah,"ujarnya 

Ia menambahkan, sakitnya ibu Gito membuat sang ayah Gito, Uwin terpaksa harus mengurus anaknya dan sang istri yang lagi sakit. Sehingga sang ayah Gito terpaksa harus berhenti bekerja.

"Semenjak ibu Gito sakit, ayahnya tidak bisa lagi bekerja. Kalau bekerja nanti siapa yang akan mengurus Gito, sedangkan kondisi ibunya juga harus diperhatikan,"terangnya.

Lanjutnya sang paman gito mengatakan, keluarga Gito sekarang hanya bergantung dan mencukupi kehidupan rumah tangganya, dengan bantuan dari para dermawan.

"Syukur Alhamdulillah, berkat bantuan dari dermawan yang masih prihatin pada keluarga kami. Masih bisa membantu kebutuhan kami. Baik untuk berobat Gito dan kakak saya Asrita. Untuk saat ini kami hanya berharap kesembuhan mereka berdua dan bantuan dari para dermawan lainnya,"pungkasnya paman Gito 

Sementara itu, Andi (27) tetangga Gito mengatakan, kondisi keluarga Gito saat ini sangat membutuhkan uluran tangan dermawan yang ada diluar sana. 

"Soalnya tidak hanya Gito, sang ibu Gito juga sakit kangker otak. Kami dari tetangga tidak bisa berbuat banyak. Kami hanya bisa membantu seadanya. Sedangkan keluarga Gito yang lainnya, juga tergolong keluarga yang kurang mampu,"tutupnya Andi tetangganya Gito

Kontributor Pessel: Indra Yen

Berita Terkait

Baca Juga