Rombongan KNPI Sumbar Diusir Pengelola Awera Resort, Ini Kata Pemkab Mentawai

Rombongan KNPI Sumbar Diusir Pengelola Awera Resort Ini Kata Pemkab Mentawai Foto: Istimewa

Covesia. com - Baru-baru ini beredar kembali informasi terkait pengusiran rombongan KNPI Sumbar di Mentawai di kawasan Awera Resort. Seperti diketahui resort tersebut dikelolah oleh Warga Negara Asing (WNA).

 pengakuan rombongan DPD KNPI Mentawai dan DPD Sumbar, mereka diusir oleh petugas Awera Resort yang  terjadi pada Minggu lalu, (17/02/2019). 

"Pada Minggu (17/02/2019), kami belum sempat mandi dan baru berjalan di tepi pantai sudah diusir oleh manager atas perintah si bule (pengelola resort). Padahal kami bukan main di resortnya tapi main di pantai dan mandi," ungkap Eris, mantan Ketua KNPI Mentawai kepada covesia.com, Jumat (22/2/2019). 

Kabid Pemuda dan Olahraga Disparpora Mentawai, Ruben, pada saat kejadian tersebut kebetulan berada di sana.

"Sampai di sana kita tidak ke resort, cuma menyandarkan bot di dermaga nya. Kita juga tidak tau dimana batas sandarannya dan hanya melintasi awera," jelas Ruben.

Menurutnya, saat rombongan KNPI melintas, pihak Awera memberi instruksi kepada mereka untuk pergi. Sehingga akhirnya pindah ke Simakakang.

Ruben menjelaskan bahwa pihak Awera resort melarang rombongan KNPI berada di sana karena ada tamu dan lagi mereka sedang Swafoto (selfie) di lokasi tersebut. 

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Mentawai Martinus Dahlan menegaskan akan menkonfirmasi kejadian tersebut ke pihak Awera Resort.

"Kita baru tahu infonya. Kemungkinan itu masalah miskomunikasi. Biasanya jika hendak berkunjung ke resort-resort kita harus telpon atau minta izin terlebih dahulu supaya pihak manajemen atau pun tamu di sana tidak merasa terganggu dan ada aturan privasinya. Mungkin, cara masuk rombongan KNPI kurang pas saat ke sana, atau cara manajemen di sana kurang tepat menyampaikan ke mereka sehingga membuat orang tersinggung," tukas Martinus. 

Kontributor Mentawai: Kornelia Septin Rahayu 

Berita Terkait

Baca Juga