Nelayan di Agam Mengeluh, Satu Kapal Tanker Terlihat Berlayar di luar Jalur

Nelayan di Agam Mengeluh Satu Kapal Tanker Terlihat Berlayar di luar Jalur Ilustrasi Kapal Tengker di tengah laut (Foto: solopos.com)

Covesia.com - Nelayan di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengeluh, pasalnya, beberapa hari terakhir satu unit kapal tanker terlihat berlayar di luar jalur yang telah ditentukan di perairan setempat.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Agam, Arman Aciak mengatakan, beberapa waktu terakhir para nelayan mengadukan perihal tersebut kepadanya. “Iya, ada beberapa nelayan yang sedang melaut, melihat kapal tanker melintas, padahal bukan di jalur lintasannya,“ ujarnya saat di konfirmasikan Covesia.com, Jum’at (22/2/2019).

Dijelaskan Arman Aciak, untuk kapal ukuran besar sudah ada aturan jarak berlayar dari tepi pantai serta melihat kedalaman perairan, jika berlayar di laut dangkal di khawatirkan bisa merusak terumbu karang, selain itu kapal tersebut berlayar dengan kecepatan diatas 15 knot, pada kecepatan tersebut gelombang yang dihasilkan cukup besar sehingga menggangu nelayan yang sedang mencari ikan.

“Ombak atau gelombang yang dihasilkan kapal tanker saat melintas cukup besar, itu sangat mengganggu nelayan yang menggunakan kapal kecil,“ lanjutnya.

Terkait hal tersebut pihaknya sudah melaporkan kepada Dinas Perikanan Provinsi Sumatera Barat, untuk segera ditindak lanjuti. “kita tadi sudah menghubungi dinas perikanan provinsi, dan mereka akan mencari informasi mengenai kapal tersebut,“ tutupnya.

(han)



Berita Terkait

Baca Juga