Polisi Segera Limpahkan Berkas Kasus Kekerasan di Ponpes Nurul Ikhlas ke JPU

Polisi Segera Limpahkan Berkas Kasus Kekerasan di Ponpes Nurul Ikhlas ke JPU Kabag Ops, Kasat Reskrim Polres Padang Panjang dan Kapolsek X Koto saat gelar Press Conference terkait kasus kekerasan di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas, Tanah Datar, Kamis (14/2/2019)(Foto: Covesia/ Debi Kurnia)

Covesia.com - Pihak satuan reserse dan kriminal (Satreskrim) Polres Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar) segera melimpahkan berkas kasus kekerasan yang terjadi di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Tanah Datar ke JPU (Jaksa Penuntut Umum).

"Secepatnya kita akan serahkan berkas kasus ini ke JPU, karena tim juga didesak waktu dalam penyidikan," kata kasat Reskrim Polres Padang Panjang, Iptu Kalbert Jonaidi, Rabu (20/2/2019).

Lebih lanjut Kalbert menyebutkan karena kasus kekerasan tersebut pelakunya merupakan anak-anak dibawah umur maka akan mendapatkan penanganan khusus termasuk didampingi oleh orangtua masing-masing anak pelaku.

Untuk hasil autopsi santri korban pemukulan, tambah Kalbert, pihaknya belum mendapatkannya dari pihak rumah sakit yang mana hasil itu akan dijadikan dalam proses penyidikan.

"Disamping sepatu dan tangkai sapu yang patah yang menjadi barang bukti, tim kembali menemukan barang bukti lainnya seperti sandal, baju dan celana korban saat dilakukan pemukulan," ujarnya.

Ia menambahkan tim akan kembali melakukan rekonstruksi pemukulan anak pelaku kepada korbannya untuk membuktikan dominan pemukulan oleh anak pelaku tersebut yang dilakukan selama 3 hari hingga akhirnya mengakibatkan korban di malam hari terakhir pemukulan tak sadarkan diri.

"Rekonstruksi ini akan membuktikan anak pelaku yang dominan melakukan pemukulan kepada korban," sebutnya.

(deb) 

Berita Terkait

Baca Juga