Diduga Kampanye, Wabup Padang Pariaman Penuhi Panggilan Bawaslu

Diduga Kampanye Wabup Padang Pariaman Penuhi Panggilan Bawaslu Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, saat mendatang kantor Bawaslu Padang Pariaman, Selasa (19/2/2019)(Foto: Alfi)

Covesia.com - Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Padang Pariaman terkait temuan dugaan pelanggaran pidana pemilu beberapa waktu lalu.

Pantauan Covesia.com di sekretariat Bawaslu Padang Pariaman, Selasa (19/2/2019), Suhatri Bur mendatangi sekretariat Bawaslu sekitar pukul 17.40 Wib.

Ia datang menggunakan mobil dinasnya dengan nomor Polisi BA 2 F 

Usai registrasi kehadiran, Suhatri Bur langsung menuju ke ruang pemeriksaan yang berada di lantai satu sekretariat Bawaslu yang beralamat di Jalan Simpang Balai Basuo, Korong Kabun Mudiak, Nagari Kapalo Koto, Kecamatan Nan Sabaris tersebut.

Disana dia telah ditunggu, oleh komisioner Bawaslu Padang Pariaman. Sekitar pukul 18.20 Wib, Suhatri Bur keluar dari ruang pemeriksaan.

Kepada wartawan Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengaku kooperatif dalam menjalani klarifikasi terkait dugaan pidana pemilu tersebut. Menurutnya saat datang ke acara Maulid Nabi Senin (11/2/2019) di Surau Bukik Caliak, Nagari Padang Kandang Pulau Aie, Kecamatan Nan Sabaris, dirinya datang karena diundang sebagai pimpinan daerah.

"Saat hadir disana juga ada tokoh masyarakat lainnya yang hadir. Sehingga saat saya memberi sambutan, saya juga berikan penghormatan kepada tokoh-tokoh yang hadir tersebut," ujarnya.

Namun, dilanjutkan Suhatri Bur, penghormatan yang dia berikan kepada sejumlah tokoh yang hadir tersebut malah diklaim sebagai bentuk mengkampanyekan tokoh masyarakat yang hadir tersebut.

"Ini tentu sudah diluar konteks. Namun saya akan kooperatif menjalani klarifikasi ini hingga selesai," ulasnya.

Kontributor Pariaman: Almurfi Syofyan

Berita Terkait

Baca Juga