Polisi Ringkus Sindikat Curanmor yang Biasa Beraksi di Limapuluh Kota

Polisi Ringkus Sindikat Curanmor yang Biasa Beraksi di Limapuluh Kota Saat press realise Penangkapan Sindikat Curanmor yang Biasa Beraksi di Limapuluh Kota, Selasa (19/2/2019)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Satreskrim Polres 50 Kota berhasil mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor. Pelaku yang berjumlah 8 orang ini ditangkap dilokasi berbeda. Bahkan penadah hasil kejahatan ini ditangkap di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita 9 unit kendaraan bermotor, 1 rangka motor dan 1 mesin motor.

Informasi yang dihimpun Covesia.com, pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang kehilangan sepeda motor matic warna hitam di pandam Gadang, Kecamatan Gunung Omeh. Setelah ditelusuri, ternyata pelaku mengarah kepada salah seorang warga Limbanang, Kecamatan Suliki berinisial A.

Polisi yang juga sudah mencurigai A sebagai pelaku Curanmor akhirnya bergerak dan menangkap A di rumahnya. Dihadapan polisi, A mengakui dirinya yang mencuri sepeda motor di Gunung Omeh bersama ON.

Dari kediaman A, pelaku mengarah ke kediaman ON yang tak jauh dari rumah A. Disini ditemukan sepeda motor yang telah ia curi di Gunung Omeh. Namun sepeda motor ini sudah mulai dibongkar karena tidak lagi menggunakan body, spion dan nomor plat.

Karena A dan ON kerap disebut-sebut masyarakat sebagai pelaku curanmor kelas kakap, polisi pun melakukan introgasi mendalam dan akhirnya kedua pelaku ini pun bernyanyi menyebutkan rekan-rekan seprofesinya.

Sontak satu persatu polisi melakukan pengejaran kepada pelaku lain. Di Limbanang ini, polisi membekuk dua rekan A lain yaitu VN dan GAS. Ternyata dari kawanan ini, GAS merupakan komandan dari kawanan curanmor ini. Bersama GAS diamankan dua unit motor matic di Jorong Kampung Dalam.

GAS pun mengakui bahwa dirnya juga telah mencuri di beberapa tempat bersama tiga rekannya yang lain yaitu FH, PN dan FD. Aksi pencurian GAS bersama anak-anak buahnya ini diantara lain satu unit sepeda motor di Tanjung Bungo, Suliki, Yamaha Vixion di jorong Ekor Parit Limbanang, motor scopy di nagari VII Koto Talago, Motor Beat di Ketinggian Guguak, Satria FU di Jopang Manganti Mungka, Yamaha Jupiter di pauh Anok Pangkalan.

Mendengar banyaknya lokasi yang menjadi tindak kejahatannya dan hanya dua unit barang bukti yang tersita, akhirnya polisi meminta GAS untuk menunjukkan kemana sepeda motor hasil curian ini dijual.

Pelaku FD yang disebutkan oleh GAS sebagai penadah ternyata tinggal berdomisili di Kota Pekanbaru. Polisi pun melakukan pengejaran dan berhasil menangkap FD di sebuah SPBU Sungai Pisang, Kota Pekanbaru.

“Anggota kami berhasil menangkap 8 orang kawanan curanmor yang sudah meresahkan masyarakat Limapuluh Kota. Kami menyita 9 unit sepeda motor, 1 unit rangka motor dan 1 unit mesin motor,” kata Kapolres 50 Kota, AKBP Haris Hadis saat press release, Selasa (19/2/2019).

Kapolres juga mengatakan penadah aksi kejahatan ini berhasil ditangkap, Rabu (13/2/2019) sekitar pukul 18.00 WIB di Kota Pekanbaru. Dari tangan FD ini ditemukan 6 unit sepeda motor dan dibawa ke Mapolres 50 kota sebagai barang bukti, termasuk 1 unit mobil dan alat digunakan tersangka dalam menjalankan aksinya.

“Pelaku dan Barang bukti sudah kami amankan di Mapolres 50 Kota. Para tersangka berhasil dibekuk atas informasi dan bantuan dari masyarakat,” kata kapolres.

Konributor Limapuluh Kota : Hajrafiv Satya Nugraha

Berita Terkait

Baca Juga