KPU Bukitinggi Pastikan Hak Pilih Penyandang Disabilitas Tersalurkan

KPU Bukitinggi Pastikan Hak Pilih Penyandang Disabilitas Tersalurkan Foto: Covesia/ Debi Kurnia

Covesia.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) memastikan hak pilih bagi penyandang disabilitas pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 bisa tersalurkan. 

Ketua KPU Kota Bukittinggi Benny Aziz, Sabtu (16/2/2019) mengatakan, penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dengan pemilih lainnya, melalui sosialisasi disampaikan kepada penyandang disabilitas untuk memahani cara memilih pada pemilu nanti.

“Hak penyandang disabilitas juga tertuang dalam Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, dan Undang-undang nomor 8 tahun 2018 tentang Penyandang Disabilitas, untuk itulah mereka harus diberlakukan sama dengan pemilih normal,” sebutnya.

Dari data yang ada di Kota Bukittinggi terdata 207 orang penyandang disabilitas yang sudah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau memiliki hak pilih pada Pemilu 2019 jika dibandingkan pada pemilu tahun 2014 lalu yang hanya sekitar 80 orang.

“Untuk setiap penyandang disabilitas ini saat pemilihan nanti berbeda-beda proses bantuannya, bagi tuna rungu dapat dibantu dengan bahasa isyarat, tuna netra dapat dibantu dengan ditemani oleh pihak keluarga, sementara tuna daksa seperti yang pakai kursi roda diberikan akses bantuan oleh KPU di Tempat Pemungutan Suara (TPS), sedangkan bagi orang tua yang lanjut usia juga dapat dibantu oleh pihak keluarga maupun petugas di TPS,” jelasnya.

Benny Aziz menambahkan melalui Relawan Demokrasi juga diperbantukan untuk melakukan sosialisasi cara memilih kepada penyandang disabilitas, dengan mendatangani langsung ke rumah atau organisasi perkumpulan. 

“Melalui sosialisasi ini diharapkan penyandang disabilitas itu dapat menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu mendatang, sehingga membantu capaian target 80 persen pemilih dapat menyalurkan pilih,” ucapnya. 

(deb)

Berita Terkait

Baca Juga