Warga Pasaman Diserang Babi, Satu Korban Alami Luka Serius

Warga Pasaman Diserang Babi Satu Korban Alami Luka Serius Kondisi korban Murniati (40) warga Kampung Batu Ampar Jorong Batu Ampar, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Bonjol, Pasaman, Sabtu (16/02/2019)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Seorang warga Pasaman, di Kampung Batu Ampar Jorong Batu Ampar, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Bonjol diserang Babi saat hendak menutup kandang ternak Kambing miliknya. Akibatnya, korban menderita sejumlah luka serius di bagian tubuhnya hingga harus menjalani perawatan dengan puluhan jahitan medis.

Kepala Jorong Batu Ampar, Dawardi ketika dikonfirmasi oleh Covesia.com, Sabtu (16/2/2019) mengatakan kejadian itu berawal dari saat sejumlah warga setempat mengadakan Buru Babi, hingga malah balik menyerang korban.

"Warga disini mengadakan 'Buru Salek' pada Jumat (15/2), namun Babi yang diburu itu malah menyerang warga yang bernama Murniati (40) saat hendak menutup kandang Kambing miliknya sekitar pukul 14.30 WIB kemarin. Kebetulan lokasi kandang kambingnya itu sangat dekat dengan lokasi warga melaksanakan Buru Babi itu," terang Dawardi kepada Covesia.com.

Selanjutnya kata dia, Babi itu habis-habisab menyerang korban hinga menderita luka serius pada bagian Tangan, Paha, Betis, dan Pinggul.

"Beruntung saat kejadian ada warga yang bernama Siregar,  mendengar jeritan minta tolong dari korban langsung menyerang babi tersebut. Siregar juga sempat melancarkan serangan dengan tinjunya terhadap kepala Babi itu. Kemudian warga lainnya mulai berdatangan membantu membunuh Babi itu hingga mati," tambahnya.

Kemudian kata dia, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Sikaping untuk menjalani perawatan intensif.

"Seluruh luka dibagian tubuh korban harus dijahit oleh medis sebanyak 45 jahitan. Sementara jari Siregar yang membantu korban juga nyaris putus juga menjalani perawatan di Puskesmas Bonjol. Namun tadi malam kedua korban sudah pulang kerumahnya, usai dirawat," tukasnya.

Dari kejadian tersebut, Ia meminta kepada warga untuk lebih berhati-hati saat beraktifitas di luar rumah. Kemudian untuk para pemburu babi untuk lebih memperhitungkan daerah buruannya agar tidak lari ke pemukiman penduduk dan menyerang warga.

(eri)

Berita Terkait

Baca Juga