Korban Polisikan Sipir Pelaku Penganiayaan di Rutan Kelas II B Lubuk Sikaping

Korban Polisikan Sipir Pelaku Penganiayaan di Rutan Kelas II B Lubuk Sikaping (Foto: Covesia/ Heri Sumarno)

Covesia.com - Seorang oknum sipir Rutan Kelas II B Lubuk Sikaping Berinisial B (35) dilaporkan ke Polres Pasaman akibat dugaan penganiayaan terhadap seorang tahanan pada Kamis (14/2) tadi malam.

Akibat penganiayaan itu, Napi atas nama AN (23) merupakan warga Kota Nopan, Kabupaten Madina-Sumut dikabarkan mengalami rasa sakit pada telinga dan kepala sebelah kiri.

Kapolres Pasaman, AKBP Hasanuddin melaui Kasat Reskrim, AKP Lazuardi membenarkan terjadinya tindak penganiayaan terhadap Napi Rutan Kelas II B Lubuk Sikaping yang terjadi pada, Kamis (14/2) sekitar pukul 05.30 WIB dengan nomor laporan LP /18/ II/ 2019/ SPKT Res - Psm.

AKP Lazuardi mengatakan bahwa kejadian itu berawal dari saat pelaku menyuruh salah seorang Napi berinisial RK (24) untuk meminta uang kepada korban dan lainnya satu kamar di Rutan tepatnya di kamar U dengan alasan untuk membeli minyak genset guna mencuci mobil Ka Lapas.

"Awalnya korban dan kawan-kawannya mengaku tidak punya uang. Lalu pelaku datang ke kamar Napi tersebut dan mengatakan 'masa kalian nggak punya uang segitu, dasar orang kayak .....(kata-kata kotor) kalian semua, di kamar tersebut," ujar AKP Lazuardi saat menerangkannya, Jum'at (15/2/2019).

Namun akhirnya kata dia, korban dan kawan-kawannya mengumpulkan uang sejumlah Rp20 ribu per orang. Sehingga terkumpul uang sejumlah Rp100 ribu dan diserahkan kepada  salah satu Napi RK (24).

"Selanjutnya diserahkan kepada pelaku. Tidak lama kemudian pelaku memanggil korban dan seorang teman korban yang berinisial K (44). Kemudian pelaku mengatakan bahwa para penghuni Kamar U pembohong. Pelaku mengatakan “tapi kalian tidak punya uang”, dan dijawab oleh K (44) dengan ucapan uang ini kami pinjam sam Pak M yang merupakan penghuni kamar U," tambahnya.

Dan disitulah kata dia, pelaku mendekati korban dan melakukan penganiayaan dengan cara menampar atau memukul kearah telinga kiri korban sebanyak 3 (tiga) kali. Sehingga korban mengalami rasa sakit pada kepala dan telinga sebelah kiri.

"Sehubungan dengan terjadinya terhadap Napi tersebut, kami segera menindaklanjutinya. Polres Pasaman akan bertindak tegas terhadap oknum Sipir yang melakukan tindakan kekerasan itu," tutupnya.

Berita sebelumnya: Sipir Rutan Lubuk Sikaping Palak dan Aniaya Napi

(eri)


Berita Terkait

Baca Juga