Yusuf Lubis Akui BUMD Equator Pasaman Terus Merugi

Yusuf Lubis Akui BUMD Equator Pasaman Terus Merugi Bupati Pasaman, Yusuf Lubis saat melantik Dewan Komisaris dan Dewan Direksi PT Equator Pasaman periode 2019-2021 di ruang Bupati setempat, Kamis (14/02/2019). (Heri/ Covesia.com)

Covesia.com-Bupati Pasaman, Sumatera Barat, Yusuf Lubis mengakui salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yakni PT. Equator Pasaman selalu merugi setiap tahunnya.

"Semenjak saya menjadi Bupati Pasaman Tahun 2005-2010 dan kembali menjabat saat ini sekitar hampir 8 tahun, PT Equator Pasaman ini selalu merugi. Jangankan bicara berapa untung, namun selalu kita hitung rugi berapa juta," kata Yusuf Lubis saat melantik Dewan Komisaris dan Dewan Direksi PT Equator Pasaman periode 2019-2021 di ruang Bupati setempat, Kamis (14/02/2019).

Untuk itu kata dia, besar harapan kepada Komisaris dan Direksi yang baru untuk lebih serius dalam memajukan perusahaan BUMD itu agar tidak terus merugi maupun semakin terpuruk.

"Kami sangat menunggu kerja keras Direksi bersama Komisaris yang baru untuk memajukan perusahaan BUMD ini untuk bangkit dari keterpurukan ini. Hingga bisa tumbuh besar dan berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat Pasaman. Sebab, sejak dulu selalu ditambah modal dengan jumlah Milyaran Rupiah, tetapi nyatanya masih terus merugi,"ungkap Yusuf Lubis.

Maka dari itu, kata dia, dengan susunan pengurus yang baru agar bisa membangun kerjasama dengan pedagang besar maupun pengusaha daerah yang sudah sukses dalam menjalankan roda BUMD tersebut.

"Sebab potensi komoditi daerah kita tidak kalah saing dengan derah lain, seperti Coklat, Jagung, Kopi, Serai Wangi dan lainnya. Apalagi saat ini sudah berdiri 37 Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) yang tersebar diseluruh Nagari di Pasaman. Dengan potensi ini banyak hal yang mungkin bisa dikembangkan dalam membangun keterpurukan ini,"tukasnya.

Ia juga mencontohkan dengan untuk membangun bengkel milik PT Equator dengan fasilitas lengkap sebagai tempat Pemda setempat memperbaiki segala onderdil kenderaan Dinas seluruh SKPD. Tentu sangat potensial untuk dikembangkan.

"Jadi biaya perawatan Mobil Dinas tidak lagi ke bengkel swasta. Hal-hal seperti ini tentunya yang harus difikirkan oleh pimpinan perusahaan PT Equator yang baru ini. Sebab, malu kita setiap tahun betengkar karena perkara merugi terus. Semoga di tahun 2019 ini kita harapkan tidak lagi merugi,"tutupnya.

Adapun Dewan Komisaris PT. Equator Periode 2019-2021 yaitu Ricky Riswandi sebagai Komisaris Utama dan Budi Cendikia Putra sebagai Komisaris.

Sementara untuk Dewan Direksi PT. Equator Pasaman periode 2019-2021 yaitu M. Saleh Lubis sebagai Direktur PT. Equator Pasaman dan Syafril M sebagai Wakil Direktur.

(her/jon)


Berita Terkait

Baca Juga