Sejuta Janjang dan Plataran Pinus Lereng Singgalang di Agam Janjikan Indahnya Pesona Alam

Sejuta Janjang dan Plataran Pinus Lereng Singgalang di Agam Janjikan Indahnya Pesona Alam (Ist)

Covesia.com - Objek wisata baru yang kini viral diberbagai media sosial, Sejuta Janjang dan plataran Pinus Lereng Singgalang yang berada di kanagarian Pakan Sinayan, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam (Sumbar) menjanjikan indahnya pesona alam. 

Meski objek wisata ini belum seratus persen rampung pengerjaannya, namun para pengunjung sudah mendatangi lokasi tersebut.

Di lereng Singgalang ini ada dua objek wisata yang bisa dinikmati pengunjung yakni Sejuta Janjang dan plataran Pinus. 

Dalam pengerjaannya, Sejuta Janjang dibuat bagi pengunjung sebagai sarana atau jalan menuju lokasi Plataran pinus di puncak Singgalang. 

HS. Dt. Kayo Nan Kuniang, Walinagari Pakan Sinayan menuturkan Sejuta Janjang mempunyai potensi untuk dijadikan tracking bagi pengunjung dan wisata keluarga dan plataran pinus akan dijadikan wisata budaya dan religi.

"Panjang rute Sejuta Janjang 3,7km yang dimulai dari pinggir jalan propinsi Padang Luar Lubuk Basung sampai nantinya di plataran Pinus dan ditargetkan nantinya ada 4 plaza, namun kini baru ada satu, " ungkapnya saat diwawancarai Covesia.com, Rabu (13/2/2019).

Lebih lanjut ia menyebutkan saat ini Sejuta Janjang yang sudah selesai pengerjaan baru dari tabek Syari'an sampai pinus 750 meter dan pinus memiliki ketinggian 1200 mdpl.

"Saat ini pengerjaan baru selesai 30 persen terhenti pada 2018 karena pembiayaan yang belum mencukupi dan  taman bentangan plataran pinus saat ini memiliki luas 750 meter persegi, disamping saat ini dilokasi telah memiliki fasilitas Musholla, MCK, dan pos jaga," tuturnya. 

Nantinya diketinggian itu, sebutnya akan dibuat nama Lereng Singgalang dengan ketinggian nama itu 20 meter dan lebar 2 meter. 

"Ini akan terlihat seperti nama Hollywood di Amerika jadi dari jauh akan nampak nama itu," katanya. 

Selama proses pengunjung menaiki Sejuta Janjang menuju lokasi plataran pinus akan dapat melihat pemandang yakni dari tahap awal pendakian akan nampak nagari Balingka dan Ngarai Sianok, ditengahnya akan terlihat Gunung Marapi, Aua Kuning dan Jam Gadang dan di puncak pinus akan terlihat Bukik tmTamanraya Balingka dan kota Bukittinggi utuh.

"Jadi jika pengunjung ingin menuju puncak pinus akan melalui rute sejuta janjang sepanjang 3,7 km. Namun saat ini pengerjaan terhenti dengan menggunakan ABPD Agam di 2018 sebesar Rp 3,9 M berupa fisik janjang namun yang terserap oleh rekanan 1,8 M yang juga dibantu oleh dana nagari, sedangkan untuk pengerjaan plataran pinus menggunakan dana propinsi sebesar Rp 2,1 M," jelasnya.  


Pengerjaan objek wisata ini akan dilanjutkan di tahun 2019 dengan menggunakan ABPD setempat sebesar Rp 4,25 M dengan melanjutkan pembangunan Sejuta Janjang dan pengembangan taman pinus. 

"Selain dana itu juga akan diupayakan dana BKK yang sedang di maksimalkan kapupaten dana propinsi juga bisa masuk. Mulai dari pengerjaan parkir, fisik janjang dan pengembangan arah barat taman pinus," ungkapnya. 

Ia menyebutkan di target akhir Maret 2019 pengerjaan kedua objek tersebut sudah dimulai dan hasilnya nanti bisa dirasakan bagi pengunjung.

(deb) 

Berita Terkait

Baca Juga