Dikeroyok Teman, Seorang Santri di Tanah Datar Tak Sadarkan Diri

Dikeroyok Teman Seorang Santri di Tanah Datar Tak Sadarkan Diri Ilustrasi pengeroyokan (Foto: Merdeka.com)

Covesia.com - Seorang santri dari salah satu Pesantren yang berada di Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) atas nama dengan inisial 'R' terpaksa dirawat di Rumah Sakit M. Djamil Padang, karena tidak sadarkan diri pasca dilakukan pemukulan oleh teman sesama santrinya. 

Kapolsek X Koto, Tanah Datar, AKP Rita Suryanti yang menangani kasus tersebut saat dikonfirmasi Covesia.com, Selasa (12/2/2019) mengatakan bahwa korban 'R' saat ini tengah dirawat di RS M Djamil Padang dalam kondisi tidak sadarkan diri. 

"Kita baru mendapatkan laporan dari orangtua korban hari ini, dimana orangtua korban baru melapor pada pukul 12.30 WIB siang ini yang langsung kita tanggapi dan menuju lokasi," ungkapnya. 

Lebih lanjut Rita menjelaskan bahwa korban 'R' dipukul oleh sesama santri yang diduga dilakukan oleh 16 orang santri lainnya pada hari Minggu 10 Februari 2019.

"Tadi pamannya sebagai orangtua yang melapor mengaku korban dipukul pada hari minggu itu pukul 23.00 WIB dan menurut pihak pesantren korban dipukul pada pukul 21.00 WIB," jelasnya. 

Ia menambahkan pihak kepolisian langsung menuju lokasi kejadian dan mengamankan sepasang sepatu sebagai bukti. 

"Untuk saat ini bagian apa korban yang dipukul belum jelas karena kami belum mendapatkan informasi lanjutan dari pihak dokter yang menangani korban, namun korban masih belum sadarkan diri," tuturnya. 

Sementara untuk 16 santri yang diduga melakukan pemukulan, tambah Rita masih belum bisa dimintai keterangan karena santri tersebut saat ini menuju Padang untuk membezuk korban. 

"Karena laporan baru tadi siang, kita belum bisa meminta keterangan kepada 16 santri tersebut," sebutnya. 

(debi) 

Berita Terkait

Baca Juga