Perusakan APK Caleg Diduga oleh OTK Marak di Lubuk Sikaping-Pasaman

Perusakan APK Caleg Diduga oleh OTK Marak di Lubuk SikapingPasaman Sejumlah APK yang tampak diduga dirusak oleh OTK di kabupaten Pasaman (Foto: Covesia/ Heri Sumarno)

Covesia.com - Suasana pesta demokrasi di daerah Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman dihebohkan dengan maraknya perusakan Alat Peraga Kampanye (APK) sejumlah Calon Legislatif (Caleg) oleh Orang Tak Dikenal (OTK), Selasa (12/2/2019).

Salah seorang Caleg DPRD Kabupaten Pasaman Dapil 1 Kecataman Lubuk Sikaping, M. Dwi Richa mengatakan bahwa APK miliknya disobek-sobek oleh OTK di daerah Kampung Sungai Pandahan, Nagari Sundatar.

"Benar. Ada tiga buah APK yang baru di pasang beberapa hari lalu sudah robek semua. Diduga memang pelakunya beraksi di malam hari," ujar M. Dwi Richa ketika dikonfirmasi oleh Covesia.com.

Ia mengaku sangat menyayangkan atas tindakan pelaku yang diduga kuat memang sudah direncakan untuk memancing suasana antar Caleg di Kecamatan Lubuk Sikaping.

"Semestinya kita semua antar Caleg saling menjaga suasana yang kondusif di Pemilu 2019 ini. Jangan main sikat sikut dalam menarik simpati masyarakat. Apalagi merusak APK sesama Caleg. Kita bangunlah kedewasaan dalam berpolitik ini. Istilahnya 'hidupkan lampu kita, tapi jagnan matikan pula lampu orang," ujar M. Dwi Richa dengan nada kesal.

Dirinya sangat meminta peran serta dari pihak Bawaslu, KPU maupun penegak hukum dalam kasus tersebut. Sebab kata dia, jika kondisi tersebut jika dibiarkan berlarut-larut takutnya akan berujung anarkis antar Caleg maupun sesama Tim Sukses (Timses).

"Kita akan laporkan peristiwa ini kepada pihak berwajib. Baik Polisi maupun Bawaslu. Kemudian kami juga meminta kepada pihak terkait untuk melakukan pengawasan dan penegakan hukum. Sebab, pemilu 17 April 2019 tinggal menghitung hari. Makanya pengawasan tentunya harus ditingkatkan," harapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Caleg PPP, Musliarni sangat menyayangkan tindakan OTK yang merusak APK tersebut.

"Kalau saya cuma satu buah. Spanduk bagian nama dan nomor urut saya di sobek-sobek hingga rusak. Kita berharap sesama Caleg bangun kesejukan dalam suasana politik ini. Bangun politik yang sehat dalam mengambil simpati rakyat. Jangan saling menyerang seperti ini," ungkapnya. 

Hal serupa juga terlihat APK Caleg lain dari Partai PSI, Boy Rismayanto. Memang menjelang pencoblosan 17 April 2019 ini suhu politik didaerah itu sudah mulai tampak memanas.

(eri)


Berita Terkait

Baca Juga