Saat Evakuasi Pendaki yang Terjatuh di Marapi, Tim Sar Gabungan Dihalangi Pendaki yang Kesurupan

Saat Evakuasi Pendaki yang Terjatuh di Marapi Tim Sar Gabungan Dihalangi Pendaki yang Kesurupan Tim SAR Pos Limapuluh Kota sampai di lokasi saat ini sedang melakukan evakuasi, Minggu malam (10/2/2019)(Foto: Basarnas)

Covesia.com - Tim gabungan SAR yang sedang melakukan proses evakuasi terhadap Ari (27), seorang pendaki asal Kota Pekanbaru yang terluka di Gunung Marapi, Kabupaten Tanah Datar, Sumbar harus mendapatkan tugas tambahan. Pasalnya, dua pendaki wanita asal Pariaman yang sedang Camp di Pasanggrahan mengalami kesurupan dan menghalangi proses evakuasi.

Kesurupan dua pendaki wanita ini terjadi pukul 18.45 WIB atau setelah waktu shalat Maghrib. Kedua wanita yang diketahui bernama Fitri dan Nova ini dimasuki makhluk halus saat memasak di depan tenda.

Informasi yang diperoleh Covesia.com, Fitri dan Nova baru saja naik dari pasar Koto Baru pada, Minggu (10/2/2019) sore hari bersama dua rekan lain yang juga wanita untuk melakukan pendakian. Karena langit sudah mulai gelap, diputuskanlah untuk bermalam di Pasanggrahan.

Setelah tenda berdiri, Fitri dan Nova turun ke sungai yang tidak jauh dari lokasi tenda di Pasanggrahan untuk mengambil air. Sedangkan rekannya yang lain Cindy menunggu di tenda dan mempersiapkan peralatan untuk masak.

Setiba Fitri dan Nova ke tenda, Cindy melihat kedua temannya ini sudah bergelagat aneh dan banyak diam. Puncaknya setelah waktu shalat Maghrib sekitar pukul 18.40 WIB. Fitri berteriak-teriak didalam tenda. Sedangkan Nova berguling-guling membanting tubuhnya ke tanah.

Saat keduanya ini kesurupan, regu SAR yang sedang mendistribusikan peralatan dan logistik kepada tim yang sudah berada di puncak mengevakuasi Ari kaget dan berupaya menenangkan kedua wanita ini.

Usaha tim SAR ini sedikit mendapat perlawanan. Fitri dan Nova yang sudah kesurupan ini melawan dengan meronta-ronta sambil berteriak-teriak saat ditenangkan. Setidaknya, tim SAR membutuhkan waktu 30 menit untuk menyadarkan kedua wanita ini.

Kepala Pos SAR Limapuluh Kota, Robi Saputra membenarkan bahwa ada dua pendaki wanita dengan anggota empat orang mengalami kesurupan di Pasanggrahan selepas waktu shalat maghrib. Namun yang bersangkutan sudah sadar dan telah dievakuasi ke pos lapor di pintu rimba.

“Iya, tadi selepas maghrib ada dua pendaki wanita asal Pariaman yang kesurupan. Bersamaan dengan petugas kami yang sedang melintas di dekat mereka. Jadi langsung kami bantu menyadarkannya dan mengevakuasi ke pos lapor,” kata Robi kepada Covesia.com.

Dikatakan Robi, kondisi kedua pendaki wanita ini sudah stabil dan sudah dipanggil keluarganya untuk menjemput.

“Keadaan kedua wanita sudah normal, namun sedikit lemah. Sekarang sedang menunggu keluarganya menjemput ke sini dari Pariaman,” ungkap Robi.  

Kontributor Limapuluh Kota : Hajrafiv Satya Nugraha


Berita Terkait

Baca Juga