Imigrasi Padang Berikan Layanan Pembuatan Paspor Jemaah Calon Haji 2019 setiap Hari Sabtu

Imigrasi Padang Berikan Layanan Pembuatan Paspor Jemaah Calon Haji 2019 setiap Hari Sabtu Tampak pelayanan pembuatan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang, Sabtu (9/2/2019)

Covesia.com - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang, melayani pembuatan paspor bagi jemaah calon haji (JCH) di Sumatera Barat pada tahun 2019 ini, yang mana pelayanannya dibuka setiap hari Sabtu.

“Ini merupakan kebijakan dari pusat bahwa memberikan hari khusus dan menyegerakan pengurusan pembuatan paspor bagi jemaah calon haji di Sumbar ini, yang mana telah menjadi wilayah yuridiksi dari kantor imigrasi kelas I TPI Padang untuk melayani 11 Kabupaten dan Kota,” jelas Sumantri Sihite, Kepala Divisi Keimigrasian, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Sumbar, Sabtu (9/2/2019).

Ia mengatakan, pengurusan paspor bagi jemaaah calon haji di sumbar, hari ini merupakan hari perdana pelayanan khusus terhadap JCH tersebut.

“Kenapa kita memulai hari ini? karena sudah merupakan instruksi juga dari pusat, bahwa seperti diketahui pada bulan Mei nanti adalah masuk bulan Ramadan dan hari libur nasional, agar nanti jangan tergesa-gesa, jadi pas hari H nya esok para Jemaah Calon Haji di Sumbar tidak terkendala lagi dengan keterlambatan pengurusan pasport,” ungkap Sumantri.

Lebih lanjut Sumantri menjelaskan, untuk hari ini saja pihak Imigrasi sudah memberikan pelayanan kepada tiga daerah, yakni Kota Padang, Dharmasraya dan Sijunjung.

“Dengan rincian, untuk Dharmasraya sebanyak 113 Orang, Kota Padang 107 Orang, dan Sijunjung 42 orang, dengan total pelayanan hari ini sebanyak 262 orang pengurusan Pasport.

Untuk target sendiri ia menyampaikan, bahwa untuk tiga bulan kedepan pengurusan Pasport bagi jemaah calon haji ini harus selesai, dengan target sebulan hingga 1000 paspor.

Kemudian ia mengimbau kepada pengurus paspor, untuk melakukan pengurusan dengan petugas Imigrasi saja dan jangan menggunakan jasa calo.

“Untuk komitmen terkait calo sendiri kami sudah komit dan berniat kemudian memberikan imbauan kepada masyarakat dan petugas Imigrasi sendiri agar menghindari praktek percaloan, dan tidak melayani calo yang mengurus dokumen pembuatan paspor tersebut,” tegasnya.

Karena itu kata dia, pihaknya juga telah berkomitmen juga menjadikan Kantor Imigrasi jadi Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Jadi kita berharap juga kepada masyarakat dan awak media untuk sama-sama kita mengawasi pelayanan di Imigrasi ini, agar terwujudnya WBK dan WBBM tersebut” ungkapnya.

(don)


Berita Terkait

Baca Juga