Tiga Tersangka ASN Pasaman yang Terjerat Kasus Korupsi BPBD Dicekal ke Luar Negeri

Tiga Tersangka ASN Pasaman yang Terjerat Kasus Korupsi BPBD Dicekal ke Luar Negeri Kejari Pasaman (Foto: Dok. Covesia)

Covesia.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasaman, Sumatera Barat mencekal untuk bepergian ke Luar Negeri terhadap tiga orang ASN setempat yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi dana masa transisisi pemulihan Bencana Banjir yang bersumber dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Tahun 2016 di Pangian, Kecamatan Mapattunggul Selatan, Jum'at (8/2/2019).

"Sudah kita cekal. Kemudian ketiga tersangka juga sangat kooperatif dan taat hukum. Mereka juga tidak akan kemana-mana, apalagi bermaksud kabur," kata Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman, Adhryansah.

Saat ini kata dia, pihaknya belum melakukan penahanan terhadap tiga tersangka tersebut. Karena pihaknya masih melengkapi bahan penyelidikan sebelum nantinya dilimpahkan kepada Pengadilan Tipikor Padang.

"Benar. Karena dalam waktu dekat juga berkemungkinan jumlah tersangka masih bertambah. Kemudian ketiga tersangka juga tidak berniat kabur. Saat ini kita juga akan melakukan penelusuran aset para tersangka terkait dengan hasil dugaan korupsi tersebut. Karena pada prinsipnya kita menyelamatkan uang negara," tambahnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Pasaman, Sumbar menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana BNPB Tahun 2016 untuk penanganan masa transisi pemulihan bencana banjir di Pangian-Mapattunggul Selatan. 

Dimana dari pagu anggaran sebesar Rp1,8 Milyar itu ditemukan dugaan kerugian Negara (Korupsi) sebesar Rp773 Juta.

Adapun ketiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi tersebut yaitu AR (Dinas PU & Bina Marga Pasaman), RZ dan FRZ masing-masing ASN di BPBD Pasaman.

(eri)

Berita Terkait

Baca Juga