Makan Malam dengan Jubir 02, Ketua KPU Kota Pariaman Penuhi Panggilan Bawaslu

Makan Malam dengan Jubir 02 Ketua KPU Kota Pariaman Penuhi Panggilan Bawaslu Ketua KPU Kota Pariaman Abrar Aziz saat diwawancara awak media usai menjalani klarifikasi dan pemeriksaan di Sekretariat Bawaslu Kota Pariaman, Kamis (7/2/2019) Foto: Covesia/ Almurfi Syofyan

Covesia.com - Mengenakan kemeja putih, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman, Abrar Aziz memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pariaman, Kamis (7/2/2019). 

Kedatangan orang nomor satu di KPU Kota Pariaman itu guna mengklarifikasi terkait beredarnya foto makan malamnya dengan juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) nomor urut 02 Prabowo-Sandi, Selasa (22/1) yang lalu.

Informasi yang dikumpulkan Covesia.com, Abrar Aziz datang ke sekretariat Bawaslu Kota Pariaman sekitar pukul 9.30 Wib. Usai mengisi daftar kehadiran di lantai satu, Abrar lalu menuju ke lantai dua gedung tersebut. Disana Abrar telah ditunggu oleh Koordinator Divisi (Kordiv) Penindakan dan Pencegahan Bawaslu Kota Pariaman, Elmahmudi.

Sekitar pukul 11.30 Wib, Abrar tampak turun dari lantai dua kantor yang beralamat di Jalan Sentot Ali Basa, Kelurahan Jati Hilir, Kecamatan Pariaman Tengah tersebut.

Kepada Covesia.com, Ketua KPU Kota Pariaman Abrar Aziz mengaku dikonfontir pertanyaan-pertanyaan seputar kegiatan makan malam dengan Dahnil Anzar Simanjuntak tersebut. 

"Intinya ada dua yang saya tangkap dari beberapa pertanyaan yang ditanyakan oleh pihak Bawaslu, pertama kronologis pertemuan dengan Dahnil Anzar, yang kedua hubungan saya dengan saudara Dahnil," ujarnya. 

Kata Abrar, kepada Bawaslu dirinya menjelaskan bahwa makan malam tersebut merupakan kegiatan makan malam biasa dan tidak berkaitan dengan agenda pemilihan umum (Pemilu) 2019 atau agenda politik lainnya. Karena pertemuan itu merupakan pertemuan antara dua orang teman yang berlangsung hanya 30 menit.

"Seperti yang pernah saya jelaskan ke teman-teman media, pertemuan itu murni makan malam biasa," ucapnya.

Dilanjutkan Abrar, dengan waktu 30 menit tersebut praktis dirinya dan Dahnil Anzar hanya mengobrol soal kehidupan sehari-hari dan keluarga. Tidak ada membahas sesuatu yang mengarah kepada politik.

"Lalu saya ditanya hubungan dengan Dahnil, tentu saya jawab seadanya, seperti saya pernah dua periode di kepengurusan Pemuda Muhammadiyah pusat dengan Dahnil," imbuhnya.

Sementara Kordiv Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu Kota Pariaman, El Mahmudi mengatakan bahwa pihaknya masih dalam tahap klarifikasi kepada sejumlah saksi, pelapor dan terlapor, yang terkait dengan acara makan malam tersebut. 

"Dalam sisi prosedurnya kami masih masuk dalam tahap klarifikasi. Jika informasi yang kami kumpulkan lengkap akan naik ke tahap kajian. Jika tidak lengkap kami akan panggil lagi saksi-saksi tambahan," katanya.

Saat mengklarifikasi acara makan malam ketua KPU Kota Pariaman dengan Jubir Capres-Cawapres 02 itu, diakui El Mahmudi, pihaknya melontarkan sekitar 20 pertanyaan kepada terlapor Ketua KPU Kota Pariaman.

"Jika memungkin kan, Bawaslu juga akan memanggil jubir capres-cawapres nomor urut 02 tersebut," pungkasnya.

Kontributor Pariaman: Almurfi Syofyan


Berita Terkait

Baca Juga