Kabur saat Ditangkap, Pelaku Curanmor di Padang Pariaman Ditembak Polisi

Kabur saat Ditangkap Pelaku Curanmor di Padang Pariaman Ditembak Polisi Salah seorang pelaku mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara, Polda Sumbar, Rabu (6/2/2019)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Bak film koboy, pelarian dua remaja tanggung yang diduga pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) di Wilayah Hukum (Wilkum) Polres Padang Pariaman harus berakhir dengan satu muntahan timah panas yang bersarang di kakinya.

Kedua pelaku yang masih muda matah ini diketahui berinisial FRR (19) warga Desa Santur, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto dan RRP (17) warga Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

"Iya, kedua pelaku curanmor melawan kepada petugas yang ingin mengamankannya, lalu mereka lari. Karena larinya cukup kencang, sehingga anggota terpaksa melumpuhkan kakinya dengan timah panas," ujar Kapolres Padang Pariaman, AKBP Rizki Nugroho, kepada Covesia.com, Rabu (6/2/2019).

Kata Kapolres, satu pelaku dilumpuhkan dengan timah panas, sedangkan pelaku lainnya terjatuh saat sedang kejar-kejaran dengan polisi, akibatnya kaki pelaku itu mengalami patah tulang. Keduanya harus di rujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara, Padang untuk menjalani perawatan.

Menurut Kapolres, penangkapan kedua pelaku curanmor bermula dari informasi bahwa sepeda motor curian yang dimaling pelaku dari parkiran mesjid Agung Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis sebanyak dua unit dan satu unit di pesantren Syeikh Tk. Musa Korong Kabun, Kecamatan Ulakan Tapakis di bawa ke daerah Lubuk Buaya.

Setelah melakukan pengintaian di daerah Lubuk Buaya, Rabu (6/2) sekitar pukul 12.00 Wib, tim Opsnal Polres Padang Pariaman berhasil melumpuhkan kedua pemuda belasan tahun tersebut.

"Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan dua unit sepeda motor jenis honda Beat warna hitam dan merah. Sementara satu unit lainnya masih dalam tahap pengembangan," tutup Kapolres.

Kontributor Pariaman: Almurfi Syofyan

Berita Terkait

Baca Juga