Pasca Banjir di Solsel, BPBD: Kondisi Balita Sangat Memprihatinkan

Pasca Banjir di Solsel BPBD Kondisi Balita Sangat Memprihatinkan Tampak warga saat membersihkan satu unit Masjid di Solok Selatan pasca banjir yang melanda daerah itu, Kamis (17/1/2019)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Pasca banjir yang terjadi di Kabupaten Solok Selatan, Kamis (17/1) malam, sebanyak 191 bayi dan balita terkena dampak dari luapan air sungai di daerah tersebut. 

"Dari data yang dihimpun, sebanyak 1.858 Jiwa dan 505 KK terkena dampak banjir. Selain itu, sebanyak 191 bayi dan balita juga terkena dampak," ujar Sekretaris BPBD Kabupaten Solok Selatan, Sumardianto, Jumat (18/1/2019). 

Menurut Sumardianto, banjir terjadi akibat luapan sungai Sapan Aia Angek, sungai Batang Pagu, sungai Batang Bangko, sungai Batang Suliti yang tidak bisa menampung debit air hujan yang terlalu deras. 

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar, Rumainur, saat dikonfirmasi menuturkan, dari data yang dihimpun BPBD setempat, tiga kecamatan terdampak banjir seperti Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Kecamatan Sungai Pagu, Kecamatan Pauah Duo. 

"Yang terdampak tersebut 8 nagari, Nagari Pakan Rabaa Selatan, Nagari Pasir Talang, Nagari Pasir Talang Timur, Nagari Pasir Talang Selatan, Nagari Sako Pasir Talang, Nagari Pasa Muaro Labuh, Nagari Koto Baru, dan Nagari Alam Pauah Duo," sebutnya.  

 Dikatakan Rumainur, BPBD Kabupaten Solsel telah melakukan eVakuasi terhadap korban terdampak banjir dan melakukan koordinasi dengan Instansi dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. 

Serta mengerahkan tim dari BPBD seperti Tim Reaksi Capat (TRC), Tanggap siaga bencana (Tagana), KSB, TNI, Polri dan Masyarakat Sekitar.

"Evakuasi telah dilakukan. Tidak ada korban jiwa dalam bencana ini," ujarnya.

Baca juga: Sejumlah Sungai Meluap, Banjir Landa Kabupaten Solok Selatan

(dil/don)

Berita Terkait

Baca Juga