Kisruh Masalah Air, Walinagari Sungai Kamuyang: Tunggu Instruksi Pemprov Sumbar

Kisruh Masalah Air Walinagari Sungai Kamuyang Tunggu Instruksi Pemprov Sumbar Walinagari Sungai Kamuyang, Irmaizar (Foto: Ist)

Covesia.com - Persoalan air yang diputuskan oleh beberapa oknum di nagari Sungai Kamuyang, Kabupaten Limapuluh Kota di Batang Tabik untuk kebutuhan air bersih warga Payakumbuh dianggap walinagari Sungai Kamuyang, Irmaizar belum tuntas sebelum adanya instruksi lebih lanjut dari pemerintah provinsi Sumatera Barat. Akan tetapi, sumber air sudah dihubungkan kembali. Namun, hanya untuk beberapa waktu.

“Sebenarnya, tidak ada persoalan antara warga Nagari Sungai Kamuyang dengan PDAM maupun Pemko Payakumbuh. Hanya saja, sekarang ini ada aturan baru PP no 28 tahun 2018 tentang kerjasama daerah. Nah, ini yang harus dirembukkan dulu bersama dan menunggu instruksi dari Pemerintah Provinsi,” kata Irmaizar kepada Covesia.com, Kamis (17/1/2019).

Dalam PP no 28 tahun 2018 ini, ada aturan yang mengharuskan ada koordinasi hubungan kerjasama antar kepala daerah. Kemudian untuk operasionalnya, dikomandoi oleh masing-masing sekretaris daerah. Hal inilah yang ditolak oleh warga Nagari Sungai Kamuyang karena beresiko merugikan nagari.

“Makanya usai sosialisasi PP No 28 Tahun 2018, ada warga yang tidak puas dan langsung memutuskan sumber air di Batang Tabik. Memang hal tersebut salah karena tidak ada koordinasi dan itu diluar sepengetahuan saya,” katanya.

Ditambah lagi, Adendum Perjanjian Kerjasama antara kenagarian Sungai Kamuyang dengan Pemko Payakumbuh tentang pemanfaatan sumber air Batang Tabik juga telah berakhir tanggal 31 Desember 2018 silam.

“Bagaimana nantinya, kita semua masih menunggu instruksi dari Pemprov terkait regulasi aturan ini. Yang jelas ada pihak yang dirugikan jika tetap dipaksakan keterlibatan Sekda didalamnya. Namun, untuk sementara waktu adendum diperpanjang sebagaimana kesepakatan antara Bupati Limapuluh Kota dan Walikota Payakumbuh, Selasa (15/1/2019) kemarin,” ungkap Irmaizar.

Kontributor Payakumbuh: Hajrafiv Satya Nugraha   

Berita Terkait

Baca Juga