Pengerjaan Ruangan VIP RSUD Lubuk Basung Bermasalah, Upah Pekerja Belum Dibayar Kontraktor

Pengerjaan Ruangan VIP RSUD Lubuk Basung Bermasalah Upah Pekerja Belum Dibayar Kontraktor Pembangunan ruangan VIP RSUD Lubuk Basung yang terbengkalai (Foto: Johan)

Covesia.com - Belasan pekerja Pembangunan Ruangan VIP RSUD Lubuk Basung, Kabupaten Agam, provinsi Sumatera Barat (Sumbar) ditelantarkan, menyusul pemutusan kontrak Dinas Pekerjaan Umum Dan TataRuang (PUTR) Agam kepada PT Swarnabumi Nusa Abadi selaku kontraktor.

Salah seorang pekerja Edi (40) mengaku ia bersama 11 temannya sudah 13 hari terkatung-katung di Lubuk Basung, menunggu kepastian pembayaran upah oleh kontraktor.

“Setidaknya sebesar Rp150 Juta lagi gaji kami belum dibayarkan dan sejumlah utang kepada warung nasi yang berada di sekitar lokasi proyek,“ ujarnya saat di konfirmasi Covesia.com, Senin (14/1/2019).

Dijelaskan Edi, pengerjaan proyek yang menelan dana Rp7,5 milyar itu diputus kontrak disinyalir pengerjaan tidak sesuai waktu yang ditetapkan, yakninya 15 maret hingga 24 November 2018 dan sudah diberi penambahan waktu untuk penyelesaian pekerjaan (Adendum) hingga 31 Desember.

Saat ini ia bersama rekan-rekannya yang berasal dari Riau dan Sumatera Utara tersebut masih menunggu kepastian pelunasan upah dari PT Swarnabumi Nusa Abadi, selaku perusahaan yang mempekerjakan.

“Kami berharap pihak perusahaan bisa membayarkan upah secepatnya, jangankan untuk ongkos pulang, untuk makan sehari-hari disini kami sudah susah, jika gaji kami tidak dibayar kami siap menempuh jalur hukum,“ tegasnya.

(han/don)

Berita Terkait

Baca Juga