Disaksikan Walinagari, Dua Pengedar Narkoba Diciduk Polisi di Padang Pariaman

Disaksikan Walinagari Dua Pengedar Narkoba Diciduk Polisi di Padang Pariaman Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan dari dua orang pengedar Narkoba di Wilayah jhukum Polres Padang Pariaman, Senin (14/1/2019)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Dua pemuda yang diduga pengedar narkotika jenis Sabu-sabu berhasil diciduk, Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Kepolisian Resor (Polres) Padang Pariaman. Dari tangan keduanya, 14 paket kecil sabu berhasil diamankan petugas.

Informasi yang diterima Covesia.com, kedua pengedar itu berinisial DRL (36) warga Korong Pasa Karambia, Nagari Guguk, Kecamatan 2×11 Kayutanam, dan RA (27) warga Korong Balai Kamih, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2×11 Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman.

Keduanya diciduk Satres Narkoba Polres Padang Pariaman, Senin (14/1/2019) sekira pukul 11.30 WIB, dirumah tersangka DRL, di Korong Pasa Karambia, Nagari Guguk, Kecamatan 2×11 Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman.

Kapolres Padang Pariaman AKBP Rizki Nugroho membenarkan penangkapan terhadap dua pemuda yang diduga pengedar narkoba tersebut. Menurutnya dari tangan kedua terduga pengedar itu didapati 14 paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu yang terbungkus dengan plastik klip warna bening.

"Selain 14 paket sabu itu, kami juga mengamankan timbangan digital, beserta sarung timbangannya, alat hisap, tiga unit telepon genggam, serta uang tunai sebanyak Rp1 juta," ujar AKBP Rizki.

Kata Rizki, penangkapan kepada dua pemuda tersebut berawal dari laporan salah seorang warga yang mencurigai gerak-gerik DRL. Dari hasil penggeledahan terhadap pelaku dirumahnya jajaran Satres Narkoba Polres Padang Pariaman berhasil menemukan narkotika jenis sabu tersebut.

"Saat penggeledahan juga disaksikan oleh walinagari setempat dan warga lainnya. Selanjutnya keduanya kita bawa ke Mapolres, guna proses lebih lanjut," katanya.

Atas perbuatannya, ditegaskan Kapolres, kedua pengedar narkotika tersebut disangkakan Pasal 111 sampai Pasal 126 Undang-undang (UU) Narkotika dengan sanksi pidana penjara maksimal 20 tahun.

"Ya, mereka terancam sanksi pidana penjara antara 2 (dua) sampai 20 (dua puluh) tahun, bahkan sampai pidana mati, atau pidana penjara seumur hidup," pungkasnya.

Kontributor Padan Pariaman: Almurfi Syofyan



Berita Terkait

Baca Juga