Delapan Wanita Malam Diamankan Satpol PP Padang Pariaman

Delapan Wanita Malam Diamankan Satpol PP Padang Pariaman Dua dari delapan yang masih diamankan di satpol pp Padang Pariaman, Kamis (10/10/2019)(Foto: Covesia/ Almurfi S)

Covesia.com - Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Padang Pariaman meringkus delapan orang yang diduga wanita malam di dua kafe berbeda. Keduanya diamankan sekitar, Kamis (10/1/2019) sekitar pukul 01.00 Wib.

"Mereka diamankan karena sedang melayani tamu, yang perbuatannya diduga sudah mengarah ke asusila," ujar Kepala Bidang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum (Trantibum) Dinas Satpol PP dan Damkar, Kabupaten Padang Pariaman, Afet saat Covesia.com temui diruang kerjanya, Kamis (10/1/2019).

Kata Afet, dua titik lokasi kafe yang berada di daerah Lubuk Alung itu, sudah sering diingatkan agar tidak melanggar aturan yang berlaku. Namun pemilik kafe itu tak mengindahkannya dan sering mempekerjakan pelayan wanita yang berpakaian tak senonoh dan tak lengkap identitasnya.

"Saat kita datangi, mereka gelagapan dan ketika diperiksa ada yang tak memiliki kartu identitas," terangnya.

Dibeberkan Afet, dari dua kafe tersebut polisi penegak perda Padang Pariaman mengamankan YP (24), A (31), NM (23), NA (26), RT (20), RE (28), R(20), ES (32). Enam dari delapan wanita sudah dikembalikan ke pihak keluarga dengan membuat surat pernyataan tidak akan mengulanginya lagi.

Sedangkan dua lagi masih dalam penyidikan lebih lanjut karena mereka sudah berulang kali diamankan dan melawan petugas saat pengamanan.

"Kedua orang ini rencananya akan kita kirim ke Andam Dewi, agar mereka mendapatkan keterampilan dan mampu berwirausaha setelah keluar," harapnya.

Afet juga menegaskan, bahwa pihaknya ditahun 2019 ini akan selalu melakukan razia karena disamping tahun politik, juga untuk memberantas penyakit masyarakat di daerah itu.

Kontributor Padang Pariaman: Almurfi Syofyan

Berita Terkait

Baca Juga