Pedagang Pasar Bawah Bukittinggi Tolak Kenaikan Retribusi

Pedagang Pasar Bawah Bukittinggi Tolak Kenaikan Retribusi Sejumlah pedagang di pasar bawah yang sedang mengadakan rapat untuk menolak kenaikan retribusi pasar oleh pemerintah Kota Bukittinggi, Kamis (10/1/2019)(Foto: Covesia/ Debi)

Covesia.com - Persatuan pedagang pasar bawah Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) menolak kenaikan retribusi pasar yang ditetapkan oleh pemerintah daerah per 1 Januari 2019.

Salah satu perwakilan pedagang, Ivan Haykel, mengatakan kenaikan retribusi yang mencapai 600 persen terasa memberatkan bagi pedagang.

"Pemerintah daerah juga tidak ada melakukan sosialisasi sebelum dinaikannya harga retribusi yang baru," katanya, saat rapat bersama pedagang pasar Bawah, Kamis (10/1/2019) di Los Beras.

Sejumlah pedagang juga menyerukan penolakan kenaikan retribusi pasar karena banyaknya pengeluaran yang harus dibayarkan. 

"Kondisi daya beli yang melemah memberatkan pendagang dan pasar yang sepi. Kita menolak retribusi naik, tetap membayar retribusi lama dan cabut perwako itu," pinta sejumlah pedagang.

Pada kesempatan sejumlah perwakilan pedagang Pasar Aur Kuning Bukittinggi juga menyerukan penolakan kenaikan retribusi tersebut dan pedagang sepakat untuk mendatangi DPRD Bukittinggi untuk menyampaikan aspirasi mereka agar Walikota mencabut kembali peraturan tentang retribusi pasar tersebut.

(deb/don) 

Berita Terkait

Baca Juga