Dibangun Empat Lantai, Pembangunan Pasar Pariaman Telan Biaya Hingga 120 Miliar

Dibangun Empat Lantai Pembangunan Pasar Pariaman Telan Biaya Hingga 120 Miliar Pasar Pariaman yang akan dibangun (Foto: Covesia/ Alfi)

Covesia.com - Pembangunan Pasar Pariaman setinggi empat lantai menelan biaya Rp120 miliar. Biaya tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2019.

"Di tahun 2019 ini, ada dua pasar tradisional yang dikerjakan oleh kementerian perdagangan. Selain pasar Pariaman, ada pasar tradisional di Solo. keduanya ditarget selesai setahun kalender," ujar Wali Kota Pariaman Genius Umar, Rabu (9/1/2019) saat memimpin rapat sosialisasi Pembangunan Pasar Pariaman dengan Tokoh Masyarakat di Balaikota Pariaman.

Kata Genius, pembangunan Pasar Pariaman akan menelan biaya yang cukup fantastis yakni Rp120 miliar. Jika mengandalkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Pariaman saja maka membutuhkan waktu puluhan tahun untuk merampungkannya.

"APBD kita dikisaran 600 miliar setahun. Angka itu sudah habis oleh belanja daerah dan pegawai setiap tahunnya. Palingan kita cuma bisa kasih 5 miliar saja pertahun untuk bangun pasar. Akibatnya butuh puluhan tahun baru itu pasar bisa terwujud," jelasnya.

Beruntunglah, dilanjutkan Genius, Pemerintah pusat berkenan untuk merealisasikan pembangunan pasar Pariaman yang sudah didambakan oleh warga Pariaman tersebut, melalui Instruksi Presiden (Inpres) tentang pembangunan pasar Pariaman dalam satu tahun kalender.

"Kita bersyukur, semoga pasar yang akan dibangun empat lantai ini, bisa selesai sesuai target. Kita juga berharap semua elemen mendukung pembangunan pasar ini, karena bangunan pasar kita sudah sangat keropos pasca dihantam gempa 2009 lalu," harapnya.

Diketahui, pembangunan fisik Pasar Pariaman ditargetkan dimulai Maret 2019. Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman juga telah menyiapkan dua lokasi pasar penampungan.

Lokasi pasar penampungan berada di Lapangan Merdeka dan di depan Pasar Baru Pariaman yang mampu menampung sekitar 400 pedagang. Sedangkan proses tender dilakukan Februari 2019 di Jakarta.

Kontributor Pariaman: Almurfi Syofyan

Berita Terkait

Baca Juga