Gerai Mulai Berguguran, Minang Mart Harus Lakukan Evaluasi Ambil Langkah Penyelamatan

Gerai Mulai Berguguran Minang Mart Harus Lakukan Evaluasi Ambil Langkah Penyelamatan Tampak sejumlah gerai Minang Mart di sejumlah titik yang sudah tutup dan berganti nama di Kota Padang (Foto: Dok.Covesia)

Covesia.com - Sejumlah toko retail yang berlabel Minang Mart di Kota Padang terlihat  berganti nama ke merek lain dan ada juga yang ditutup.

Pantauan covesia.com, Senin (7/1/2019), gerai Minang Mart Piligan di Jalan Adinegoro, Batang Kabung Ganting, Koto Tangah, Kota Padang terlihat tutup. Di depan toko tersebut terlihat tulisan 'dikontrakkan'.

Sementara gerai Minang Mart di Sungai Lareh, Kecamatan Kuranji kini telah berubah nama menjadi Minang Midi. Hal itu berlangsung sejak beberapa bulan belakangan ini.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat yang juga pengusaha retail, Guspardi Gaus merasa prihatin dengan kondisi mulai bergugurannya gera-gerai Minang Mart ini.

Menurutnya pengelola seharunya segera melakukan evaluasi, instropeksi terhadap manajemen Minang Mart sehingga dapat diambil langkah untuk penyelamatan Minang Mart.

"Melihat kondisi ini pengelola seharusnya menkaji ulang kembali Minang Mart, mecari apa yang salah selama ini sehingga Minang Mart bisa eksis lagi dan kembali mengangkat nama Sumatera Barat," ungkapnya kepada Covesia.com melalui telepon Selasa (8/1/2019).

Pemilik Citra Swalayan ini juga mengungkan jika kondisi ini dibiarkan berlama-lama tentu akan merugikan pengelola sendiri, merusak citra pengelola yang notabene pemerintah sebagai pengagas Minang Mart.

"Bisnis itu tidak bisa dikelola dengan tidak profesional. Harapan masyarakat untuk berbisnis itu dapat tumbuh dan perkembang namun dalam realisasinya sendiri Minang Mart seperti sekarang ini," tambahnya.

Sebelumnya ia menilai mulai tutup dan berganti namanya sejumlah gerai Minang Mart di Kota Padang lebih disebabkan oleh manajemen bisnis Minang Mart yang sejak awal terbilang buruk.

Ia juga menilai kondisi ini diperburuk oleh pemilihan pengelola Minang Mart yang tidak kapabel di bidangnya di mana dikelola oleh BUMD yang tidak memiliki track record di bidang ritel.

Baca: DPRD: Manajemen Buruk Penyebab Bergugurannya Gerai Minang Mart

(utr)

Berita Terkait

Baca Juga