Awal Tahun 2019, Hasil Tangkapan Nelayan di Agam Meningkat

Awal Tahun 2019 Hasil Tangkapan Nelayan di Agam Meningkat Awal Tahun 2019, Hasil Tangkapan Nelayan di Agam Meningkat (Foto: Covesia/ Johan)

Covesia.com - Nelayan di Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Bahagia, pasalnya, hasil tangkapan ikan sepekan terakhir meningkat.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia, (HSNI) Agam, Arman menjelaskan, dalam hitungan tahun hijriyah, jumlah ikan mengalami peningkatan 2 musim setiap tahunnya , yakninya pada Bulan Ramadhan sampai Zulkhaidah serta antara Jumadil Awal hingga Jumadil Akhir.

"Pada bulan tersebut, biasanya populasi ikan di perairan Laut Tiku meningkat dan hasil tangkapan nelayan pun bertambah," ujarnya kepada Covesia.com, Senin (7/1/2019).

Saat ini untuk nelayan bagan, dalam sekali berlayar bisa menangkap 150 hingga 200 keranjang ikan, yang sebelumnya hanya 60 hingga 80 keranjang ikan. Begitu juga nelayan pancing menggunakan perahu tonda, dalam 1 kali melaut bisa menangkap 10 hingga 15 keranjang ikan.

Meski demikian tentunya para nelayan sudah mengetahui lokasi-lokasi tempat berkumpul ikan pada bulan tersebut, seperti kawasan rumpon untuk ikan tongkol serta kawasan dengan kedalaman antara 25 M hingga 50 Meter. 

"Para nelayan sudah mengetahui pada bulan tertentu ikan akan berkumpul di beberapa kawasan, jadi tidak susah mencari lokasi menangkap ikan," lanjutnya.

Sementara itu salah seorang pedagang ikan laut di Agam, Hadi (35) mengatakan, saat ini stock ikan di TPI Pasia Tiku Agam mencukupi sehingga tidak perlu mencari stock ikan keluar daerah. 

"Stock ikan mencukupi, ongkos jemput berkurang jadi harga ikan di pasaran pun bisa murah," terangnya.

(han/don)


Berita Terkait

Baca Juga