Hasil Tangkap Ikan Sepanjang Tahun 2018 di Pesisir Selatan Menurun

Hasil Tangkap Ikan Sepanjang Tahun 2018 di Pesisir Selatan Menurun Ilustrasi (Pixabay)

Covesia.com - Hasil tangkap ikan sepanjang 2018 di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) menurun dan tidak mencapai target yang semestinya.

Hal tersebut dikatakan Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pessel, Arlindawati, tidak tercapainya target yang semestinya dari hasil tangkap produksi ikan di daerahnya terjadi semenjak dua tahun lalu.

"Target yang ditetapkan tahun 2018 yaitu sekitar 39,440 ton. Sementara hasil yang kita dapat hanya 38,319 ton dan pada tahun lalu juga tidak tercapai. Dari target 36,940 ton yang didapat 35,770 ton," ungkapnya pada Covesia.com, Senin (7/1/2019)

Menurutnya, penurunan yang dialami diakibatkan oleh faktor cuaca yang tidak membaik dalam kurun waktu dua tahun lalu.

"Karna cuaca yang tidak mendukung, sehingga para nelayan kita kesulitan saat melaut. Sehingga mengakibatkan kurangnya hasil tangkap ikan di derah kita," jelasnya.

Ditambahkannya, meski mengalami penurunan hasil tangkap. Untuk tahun 2019 ini, pihaknya masih mentargetkan kenaikkan hasil tangkap dengan jumlah target 41,940 ton.

Lebih lanjut ia mengatakan, jenis ikan laut yang dihasilkan oleh para nelayan dari laut Pessel sendiri seperti, tongkol, tuna, tengiri, kerapu, udang, kerang, kepiting, cumi-cumi, dan lainnya.

"Untuk mencapai target itu sendiri kita juga akan memperbaiki alat tangkap ikan para nelayan kita dan berbagai bantuan yang lainnya," sebutnya.

Sebab, hasil tangkap ikan di daerahnya dapat mendorong Produksi Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor perikanan.

"Karena peningkatan produksi tangkap laut ini diwajibkan bisa menjadi sumbangan PDRB sektor perikanan," tutupnya.

Reporter Pessel: Indrayen Putra


Berita Terkait

Baca Juga