Akibat Pohon Tumbang, 118 Hektare Sawah Warga di Agam Sudah Tiga Bulan Tidak Dialiri Air

Akibat Pohon Tumbang 118 Hektare Sawah Warga di Agam Sudah Tiga Bulan Tidak Dialiri Air Tampak pohon yang tumbang 3 bulan yang lalu mengenai ulu saluran irigasi warga di Nagari IV Koto, dan Nagari Sungai Pua, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam (Foto: Johan Utoyo)

Covesia.com - Ratusan hektare sawah masyarakat di Nagari IV Koto, dan Nagari Sungai Pua, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), 3 bulan terakhir tidak dialiri air.

Ketua Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan (GPPKP), Rusman Hakim mengatakan, peristiwa itu terjadi pasca robohnya tanggul telaga Aia mondok akibat tertimpa pohon karena curah hujan tinggi yang melanda wilayah setempat 3 bulan lalu.

"Telaga Aia Mondok merupakan kawasan memiliki potensi wisata nagari, selain itu juga telaga tersebut juga sumber air bersih dan hulu irigasi pertanian daerah sekitar," ujarnya saat dikonfirmasi Covesia.com, Senin (7/1/2019).

Dijelaskan Rusman hakim, Saat ini setidaknya 118 hektare sawah masyarakat di Nagari IV Koto dan Sungai Pua tidak teraliri air. Selain itu pokok kayu tumbang yang merusak tanggul penahan air telaga 3 bulan yang lalu itu hingga saat ini belum dievakuasi. 

Menanggapi hal tersebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan Nagari Sungai Pua dan IV Koto serta pemerintah Kecamatan Palembayan.

"Kita sudah menghubungi pihak nagari dan kecamatan untuk membahas perbaikan serta pengembangan objek wisata, kita berharap Telaga Aia Mondak bisa segera diperbaiki," harapnya.

Disisi lain Camat Palembayan, Ridwan Nusa mengungkapkan, pihaknya sudah menghubungi BPBD Agam, untuk mengevakuasi pokok kayu, sementara itu untuk perbaikan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah nagari serta 19 Niniak mamak Nagari IV koto terkait izin pemilik lahan.

"kawasan Aia mondak masuk lahan pribadi masyarakat, jadi untuk perbaikan harus seizin pemilik lahan, itu kita serahkan kepada Niniak Mamak setempat, jika sudah mendapatkan izin secepatnya akan diperbaiki," terangnya.

(han/don)



Berita Terkait

Baca Juga