Polisi Masih Dalami Dugaan Kasus Kekerasan Seksual di Pasaman

Polisi Masih Dalami Dugaan Kasus Kekerasan Seksual di Pasaman Ilustrasi (Doc.covesia)

Covesia.com - Kepolisian Resor (Polres) Pasaman, masih mendalami dugaan kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh oknum guru Seni Budaya terhadap sejumlah siswa di salah satu sekolah menengah pertama di daerah itu.

"Pertama perlu saya sampaikan, pihak korban maupun keluarganya belum juga melaporkan kasus tersebut ke Polres Pasaman. Sehingga kami masih terkendala dalam penyelidikan. Saya pribadi belum tahu sekolah mana dan siapa pelakunya. Karena orangtua korban hanya melapor secara langsung kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) secara online. Hingga kini belum melapor ke Polres Pasaman," terang Kapolres Pasaman, AKBP Hasanuddin ketika dikonfirmasi oleh Covesia.com, Kamis (13/12/2018).

Maka dari itu kata AKBP Hasanuddin, pihaknya bersama Kanit PPA mengimbau kepada keluarga korban untuk segera melapor ke Polres Pasaman. Agar kasus tersebut segera diproses.

"Memang beberapa waktu lalu sewaktu pihak KPAI turun ke Pasaman, Kanit PPA juga sudah menyarankan agar keluarga korban melapor ke Polres untuk ditindaklanjuti. Jangan sampai nanti beredar isu bahwa kami dari pihak kepolisian tidak menanggapi kasus tersebut. Kita tentu lebih cepat malah lebih baik," katanya.

Sebelumnya, KPAI menerima laporan tentang adanya kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh seorang guru yang mengajar Seni Budaya disalah satu sekolah menengah pertama di Pasaman. Hingga kini kasus tersebut masih ditangai oleh pihak KPAI. Namun usai melakukan rapat koordinasi dengan Pemkab Pasaman, KPAI berharap kasus tersebut segera diusut tuntas.

Baca juga: KPAI Tangani Kasus Oknum Guru Lakukan Kekerasan Seksual di Pasaman

(eri/don)

Berita Terkait

Baca Juga