Buron Selama 4 Tahun, Polisi di Agam Berhasil Amankan Dua Orang Tersangka Curas

Buron Selama 4 Tahun Polisi di Agam Berhasil Amankan Dua Orang Tersangka Curas Ilustrasi (Ist)

Covesia.com - Polisi Resor (Polres) Agam, provinsi Sumatera Barat, ungkap pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas), yang terjadi 4 tahun silam di wilayah hukum Polres Agam.

Kapolres Agam, AKBP Ferry Suwandi S.IK melalui Kasat Reskrim, Iptu M Reza mengatakan, pelaku Berinial EC (41), warga nagari Kampung Tangah, kecamatan Lubuk Basung dan HM (46) warga Lubuk Sao, Nagari Tanjung Sani, kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

"Tersangka berjumlah 4 orang melakukan Curas ke rumah Amrizal (47) Jorong Muko-muko, nagari Koto Malintang, kecamatan Tanjung Raya, kabupaten Agam, 16 Mei 2014 silam, 2 diantaranya diamankan tadi pagi sekitar pukul 07.00 wib dan 2 pelaku lagi masih dalam pengejaran," ujarnya saat dikonfirmasi Covesia.com, Kamis (6/12/2018).

Dijelaskan Kasat Reskrim, Pelaku menjalankan aksinya dengan cara memanggil nama istri korban, setelah pintu dibuka, mereka langsung masuk dan menodongkan senjata tajam berupa pisau, selanjutnya mengikat kaki dan tangan korban dengan lakban dan tali. 

Setelah korban tidak berdaya para pelaku memukuli dan memaksa korban menunjukkan dimana menyimpan uang, "pelaku berhasil menggasak uang korban sebesar Rp80 juta beserta 3 buah hp, Setelelah melakukan aksi para pelaku langsung pergi meninggalkan korban," jelasnya.

Usai ditinggalkan pelaku, korban langsung melapor ke polsek Tanjung Raya, yang telah dirampok orang tak dikenal, kemudian pihak kepolisian melakukan penyelidikan. Kemudian selama empat tahun melarikan diri dan buron, akhirnya pihak kepolisian mendapat informasi bahwa beberapa hari terakhir pelaku pencurian dengan kekerasan termonitor ada di wilayah hukum Polres Agam. 

"Tim gabungan Opsnal Reskrim Polres Agam dan Unit Reskrim Polsek Tanjung Raya dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanjung Raya, Iptu Darman melakukan lidik atas informasi tersebut dan termonitor mereka berada di wilayah hukum Polres Agam kemudian tim langsung menangkap dua tersangka saat berada di rumah masing masing," jelasnya.

Kepada polisi tersangka mengaku uang hasil pencurian susah dibagi rata dan  setiap tersangka mendapatkan Rp20 juta.

Kini tersangka bersama barang bukti sudah diamankan di Mako Polres Agam guna penyelidikan lebih lanjut.

(han/don)

Berita Terkait

Baca Juga