Sebagian Besar Ikan Kering yang Dijual di Agam Berasal dari Pasaman Barat

Sebagian Besar Ikan Kering yang Dijual di Agam Berasal dari Pasaman Barat Pedagang ikan kering di Pasar Inpres Padang Baru, kecamatan Lubuk Basung, kabupaten Agam (Foto: Covesia/Johan)

Covesia.com - Sejumlah pedagang ikan asin di kabupaten Agam, provinsi Sumatera Barat ( Sumbar) mengaku, ikan asin yang di jual di pasaran juga berasal dari produsen di Pasaman Barat.

Salah seorang pedagang ikan asin di Pasar Inpres Padang Baru, kecamatan  Lubuk Basung, kabupaten Agam, Sutan saidi mengaku, ikan kering  yang dijual dipasaran merupakan hasil produksi dari nelayan di kecamatan Tanjung Mutiara, dan tidak mengambil ikan dari luar daerah.

“Saya memesan khusus ikan asin dari para produsen ikan asin langganan di Pantai Tiku untuk di jual di pasar,“ ujarnya saat di konfirmasi Covesia.com, Kamis (6/12/2018).

Sementara itu, di pasar yang sama pedagang ikan asin, Ajo Buyuang mengaku, untuk ikan yang di jualnya di kabupaten Agam, ia beli dari produsen di beberapa tempat, baik dari nelayan di Tiku, Air Bangih Pasaman Barat dan beberapa tempat lainnya, hal itu disebabkan produksi ikan asin kering di kecamatan Tanjung Mutiara Agam, belum mencukupi permintaan pasar.

“sebagian besar pedagang di sini juga membeli ikan di Pasaman barat, karena produksi di Tanjung Mutiara tidak mencukupi permintaan pasar,“ terangnya.

Terkait temuan ikan asin yang memiliki kandungan pestisida, mereka mengaku tidak tau, karena mereka hanya menjual dan tidak mengetahui proses pembuatan.

”Kita hanya memesan ikan asin untuk di Jual kembali di pasar, terkait cara pembuatan yang mengetahuinya pasti hanya produsen,“ jelasnya.

(han/don)

Berita Terkait

Baca Juga