Tanah Bergerak di Banyumas, Belasan Rumah Terdampak

Tanah Bergerak di Banyumas Belasan Rumah Terdampak Sejumlah warga melihat lokasi bencana tanah bergerak, di Desa Bantar, Wanayasa, Banjarnegara, Jawa Tengah. Antara Foto/ Anis Efizudin

Covesia.com - Belasan rumah di Kabupaten Banyumas terdampak pergerakan tanah dan tanah longsor yang terjadi akibat hujan lebat pada Selasa (4/12) siang hingga malam hari, kata Koordinator Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas Kusworo.

"Berdasarkan laporan sementara yang kami terima, bencana tanah bergerak terjadi di Grumbul Windusari, Desa Kalisalak, Kecamatan Kedungbanteng, sehingga berdampak terhadap 16 rumah warga yang dihuni 69 jiwa," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu (5/12/2018).

Menurut dia tiga keluarga yang terdiri atas 15 orang terpaksa mengungsi ke tempat yang aman karena rumah mereka terdampak pergerakan tanah. Sementara di Grumbul Buaran dan Grumbul Dukuh Palem, Desa Baseh, Kecamatan Kedungbanteng, empat rumah yang dihuni 11 orang terkena longsoran tanah.

Longsoran tanah, menurut Kusworo, juga menutup akses jalan yang menghubungkan Grumbul Buaran, Desa Baseh, dengan Grumbul Windusari, Desa Kalisalak, serta jalan penghubung Grumbul Buaran, Desa Baseh, dengan Grumbul Semaya, Desa Sunyalangu, Kecamatan Karanglewas.

Bencana tanah bergerak dan longsor di daerah-daerah itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

"Nilai kerugiannya masih dalam penghitungan. Hari ini, kami bersama sukarelawan dari berbagai organisasi akan bekerja bakti menangani rumah warga yang terdampak bencana, maupun menyingkirkan material longsoran yang menutup jalan," kata Kusworo.

(ant/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga