Curah Hujan Tinggi, 2 Titik Longsor Halangi Jalan Lintas Bukittinggi - Medan

Curah Hujan Tinggi 2 Titik Longsor Halangi Jalan Lintas Bukittinggi  Medan Material longsor yang menghambat jalur lintas di Agam, Senin (3/12/2018)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Pasca curah hujan cukup tinggi disebagian wilayah kabupaten Agam, provinsi Sumatera Barat, semenjak Minggu, (2/12/2018) sore mengakibatkan bencana tanah longsor di 2 titik jalan Bukittinggi-Medan.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah, (BPBD) Agam, M luthfi melalui Unit Pusdal Ops Lukman Syahputra menjelaskan, titik pertama terjadi di Simpang Patai, jorong Sipisang, nagari Nan Tujuah, kecamatan Palupuh, dan perbatasan antara Padang Hijau dengan Batang Palupuah, Jorong PGRM, nagari Gaduik, kecamatan Tilatang Kamang. 

"Untuk Kecamatan Palupuah terjadi pada pukul, 00.10 wib dini hari tadi dan di Tilatang Kamang sekitar pukul 05.00 wib," ujarnya saat di konfirmasi Covesia.com, Senin (3/12/2018).

Dikatakannya, untuk di kecamatan Palupuh material tanah menimbun badan jalan sepanjang 10 M dengan ketinggian 10 M sehingga tidak bisa dilewati kendaraan beberapa waktu.

"Untuk di kecamatan palupuh, petugas BPBD berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi, dibantu pemerintah nagari, kecamatan, polisi dan pihak terkait lainnya untuk melakukan pembersihan sehingga kurang dari 2 jam arus lalulintas sudah kembali normal," tuturnya.

Sementara itu untuk di Tilatang Kamang, tanah longsor sepanjang 5 M dan tinggi 2 meter, material tanah dan batu juga menumbangkan 1 batang pohon yang berada di salah satu sisi jalan, sehingga arus lalulintas dilakukan melalui sistem buka tutup.

"Untuk di tilatang kamang, kita langsung bergerak cepat dan pukul 6.30 Wib, Arus lalulintas sudah lancar kembali," terangnya.

(han/don)

Berita Terkait

Baca Juga