Hilang Tiga Hari, Korban Hanyut di Pessel Ditemukan Mengambang di Sungai

Hilang Tiga Hari Korban Hanyut di Pessel Ditemukan Mengambang di Sungai Korban saat dievakuasi oleh nwarga setempat (Foto: Istimewa)
Covesia.com - Jenazah Syaiful Efendi yang diduga hanyut terbawa arus sungai pada Rabu, 14 November 2018 lalu, berhasil ditemukan di sekitar aliran sungai Kampung Koto Tuo Nagari IV Koto Hilie dengan jarak 4 kilometer dari lokasi awal kejadian, tepatnya di Sungai belakang SD Negeri 30 Tuo Nunang, Kecamatan Batang Kapeh, Kabupaten Pesisir Selatan.

Setelah tiga hari proses pencarian korban, akhirnya jenazah Syaiful Efendi (48) warga Kampung Sungai Nyalo, Nagari Sungai Nyalo IV Koto Mudik, Kabupaten Pesisir Selatan ditemukan, Sabtu 17 November 2018 sekitar pukul 05.42 Wib pagi.

"Jenazah korban pertamakali ditemukan oleh ibu-ibu yang hendak mandi di sungai. Melihat sosok mayat, ibu-ibu terkejut dab langsung mengabari warga," sebut Tasri seorang tokoh Pemuda Sungai Nyalo pada Covesia.com

Dia menjelaskan, saat ditemukan kondisi tubuh korban sudah mengambang dalam posisi tertelungkup dipermukaan sungai. Persisnya lokasi penemuan korban, tepat di tempat pemandian warga. 

"Jadi saat ibu-ibu mengabari warga, kami langsung dari pemuda bersama polisi ke lokasi. Saat itu, tubuhnya sudah mengambang dan masih utuh lengkap dengan memakai celana dalam kondisi meninggal," terangnya.

Kanit Binmas Polsek Batangkapas, Bripka, Aptrio Naldo membenarkan dan mengatakan saat penemuan jenazah korban langsung dilarikan ke Puskesmas dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

"Sudah diautopsi di Puskesmas Batangkapas dan setelah itu langsung di bawa ke rumah duka. Dan siang ini akan dilakukan penguburan jenazah dari pihak keluarga," ungkap Bripka, Aptrio Naldo.

Sebelumnya, diketahui Syaiful Efendi (48) diduga terbawa arus saat sedang membawa Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mesin pengerjaan proyek dengan menyeberangi sungai.

Kalaksa BPBD Pessel, Herman Budiarto mengatakan, saat kejadian debit air sungai sedang tinggi sehingga Syaiful tidak kuat menahan terjangan air yang kemudian menghanyutkannya. "Ia diduga hilang karena menahan keseimbangan tubuh saat membawa BBM," tuturnya.

Kontributor: Pessel Indrayyen

Berita Terkait

Baca Juga