Seorang Bocah di 50 Kota Dilaporkan Hilang di Sungai

Seorang Bocah di 50 Kota Dilaporkan Hilang di Sungai SAR Gabungan saat apel jelang pencarian ke lokasi, Selasa (13/11/2018)(Foto: Basarnas)

Covesia.com - Diduga lepas dari pantauan orang tua, seorang bocah yang mengidap kelainan jiwa, Barid (7) diduga hanyut di Batang Kampar, Jorong Tanjung Jajaran, Kenagarian Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota. Sampai berita ini diturunkan, keberadaan korban belum diketahui. Petugas hanya mendapati baju korban di pinggir sungai.

Kepala Pos SAR Kabupaten Limapuluh Kota, Robbi Saputra mengatakan pihaknya menerima informasi orang hanyut dari masyarakat Jorong Tanjung Jajaran, Kenagarian Galugua, Kecamatan Kapur IX sekitar pukul 10.16 WIB.

"Tadi pagi kami dapat informasi orang hanyut di Galugua dan langsung menurunkan Tim ke sana yang dibantu oleh BPBD Kabupaten Limapuluh Kota," kata Robbi.

Dari data yang didapatkannya, korban bernama Barid (7) yang mengalami gangguan jiwa. Diduga, saat orang tuanya pergi ke ladang, Barid berhasil membuka pintu dan pergi ke arah Batang Kampar di pinggir desa.

"Informasi yang saya dapatkan dari temen-teman dilokasi, baru baju korban yang ditemukan di pinggir sungai," katanya.

Sampai informasi ini diturunkan, petugas belum berhasil mencapai ke lokasi. Pasalnya, jorong Tanjung Jajaran merupakan daerah terisolir di Kabupaten Limapuluh Kota. Untuk mencapai jorong ini, harus menempuh perjalanan selama 6 jam dari Tanjung Pati, Harau.

"Sejak teman-teman SAR lepas dari Sialang, komunikasi sudah terputus karena tidak ada sinyal. Kabar terbaru tadi sore, anggota belum bisa sampai ke lokasi karena mobil SAR tidak bisa melalui jalan yang sangat buruk disana," kata Robi

Ia juga mengatakan, jika sampai malam ini tidak bisa petugas ke lokasi, tim akan turun ke Sialang dan akan menyusuri sungai untuk ke lokasi.

Kontributor Limapuluh Kota: Hajrafiv Satya Nugraha 

Berita Terkait

Baca Juga