BPBD Pasaman Gunakan Perahu Karet Evakuasi Warga Terdampak Banjir

BPBD Pasaman Gunakan Perahu Karet Evakuasi Warga Terdampak Banjir (Foto: Heri Sumarno/ covesia)

Covesia.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat menurunkan satu unit perahu karet untuk melakukan evakuasi ratusan warga korban banjir di Kecamatan Rao Selatan.

"Benar, saat ini hanya ada dua unit perahu karet di BPBD. Sementara satu lagi sedang digunakan pencarian korban hanyut di Sungai Pandahan-Lubuk Sikaping. Makanya malam ini kita turunkan satu unit perahu karet bersama beberapa personil TRC untuk mengevakuasi warga korban banjir di Kecamatan Rao Selatan,"terang Kalaksa BPBD Pasaman, Masfet Kenedi kepada Covesia.com, Jumat (09/11/2018).

Masfet menegaskan tidak akan membiarkan satu pun warga jadi korban dalam musibah bencana banjir tersebut. Dia juga meminta semua pihak pemerintahan di daerah selalu waspada dan mengarahkan warga untuk tetap siaga dalam menyelamatkan diri.

"Kita tidak ingin ada korban jiwa dalam musibah ini. Dengan fasilitas seadanya kita bagi, asalkan warga selamat," katanya.

Masfet Kenedi juga mengaku sangat dikeluhkan dengan minimnya fasilitas BPBD, sementara bencana banjir maupun longsor sedang sangat marak terjadi didaerah tersebut.

"Persoalan ini sebenarnya sudah sering kami sampaikan baik ke Bupati Pasaman dan DPRD. Fasilitas penunjang sangat minim. Perahu karet hanya dua unit. Kemudian BPBD hingga kini juga belum ditopang dengan alat berat escavator. Sehingga sangat menyulitkan petugas saat banjir dan longsor datang silih berganti seperti saat ini," kata Masfet.

Menurut Masfet, tidak jarang pihaknya selalu mendapat keluhan dari warga korban banjir tentang penanganan pasca bencana. Padahal kata dia karena keterbatasan fasilitas.

"Semoga kondisi ini menjadi perhatian serius dari kita bersama. Agar tidak lagi ada warga yang merasa tidak terlayani dengan maksimal jika bencana banjir dan longsor melanda. Sebab daerah kita sangat rawan banjir dan longsor," ukasnya.

Sebelumnya, dua wilayah di Pasaman yaitu Jorong Koto Panjang, Nagari Lansek Kodok, dan Jorong Kampung Tujuh, Nagari Tanjung Betung Kecamatan Rao Selatan, terendam banjir sejak pukul 03.00 WIB dini hari tadi, ketinggian air mencapai satu meter. 

Banjir tersebut merupakan akibat dari luapan Sungai Batang Sumpur yang ada di daerah Rao Selatan tersebut. Akibatnya sebanyak 235 KK rumah warga terendam banjir.

(heri)

Berita Terkait

Baca Juga