Polisi: Peristiwa Mobil Official TdS Tabrak Warga Murni Akibat Kelalaian Supir

Polisi Peristiwa Mobil Official TdS Tabrak Warga Murni Akibat Kelalaian Supir Tampak Mobil official TdS 2018 yang menabrak warga di Pasaman, Kamis (8/11/2018)(Foto: Istimewa)

Covesia.com-Jajaran Polisi Resor (Polres) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar) melalui Satuan Lalu lintas (Satlantas) menegaskan peristiwa mobil Official Tour de Singkarak (TdS) menabrak dua warga saat melintas di Etape-5 daerah Kabupaten Pasaman, Sumbar murni akibat kelalaian sang supir.

Peristiwa ini dipastikan terjadi bukan karena mobil mengalami ban pecah maupun akibat ulah korban yang melintasi jalur TdS seperti berbagai informasi yang beredar disejumlah kalangan masyarakat.

Hal ini ditegaskan oleh Kapolres Pasaman, AKBP Hasanuddin melalui Kasatlantas, AKP Angga Putra Kristyadika ketika diwawancarai oleh Covesia.com, Kamis (08/11/2018) malam.

"Benar. Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkaran (TKP) personil Satlantas Polres Pasaman, peristiwa tersebut murni akibat kelalaian sang supir. Tidak benar akibat mengalami ban pecah maupun akibat dari ulah korban melintasi jalur TdS. Namun supir kurang teliti saat menginjak gas hingga berujung menabrak dua warga yang berada dipinggir jalan tersebut. Sehingga dua korban mengalami luka-luka,"terang Kasatlantas Polres Pasaman, AKP Angga Putra Kristyadika.

Adapun ban depan Mobil Official TdS  tersebut pecah kata AKP Angga, usai menabrak kedua korban dan tembok disisi kanan luar badan jalan lintas Sumatera Jorong VI Kampung Batung Baririk, Nagari Tanjung Beringin, Kecamatan Lubuk Sikaping.

"Kedua korban sedang berdiri menonton tepatnya di depan rumahnya yang berada di luar badan jalan. Nah, usai menabrak kedua korban. Mobil Official TdS itu juga turut menabrak tembok yang ada dipinggir jalan tersebut hingga membuat ban depannya pecah. Sekali lagi ini murni kelalaian sang supir. Tidak ada korban melintasi jalur TdS,"tegas AKP Angga.

Menurutnya, saat ini Barang Bukti (BB) Mobil Official TdS dengan nomor polisi BA 1903 BA tersebut tengah proses penderekan untuk diamankan di Satlantas Polres Pasaman untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Sementara BB kita amankan. Namun panitia tadi sudah melapor ke Satlantas. Mereka akan bertanggung jawab atas semua ini. Makanya tidak kita tahan sang supir. Takutnya nanti mengganggu jalannya ivent ini. Namun tetap kita proses,"tukasnya.

Sebelumnya, dua warga Batung Baririk, Nagari Tanjung Beringin, Kecamatan Lubuk Sikaping ditabrak mobil official TdS sekitar pukul 14.00 WIB tadi Siang. Dua korban yang merupakan seorang ibu bersama anaknya yang bernama Nurmiati dan Kaila Pricilia mengalami luka-luka. Sehingga terpaksa menjalani perawatan intensif di IGD RSUD Lubuk Sikaping.

(her/jon)

Berita Terkait

Baca Juga