Terapkan Sanksi Adat kepada LGBT, LKAAM Bukittinggi akan Bahas Perda dengan Pemko

Terapkan Sanksi Adat kepada LGBT LKAAM Bukittinggi akan Bahas Perda dengan Pemko Ilustrasi - Antara

Covesia.com - Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Bukittinggi akan membahas peraturan daerah bersama Pemko setempat, sekaitan sanksi adat yang akan diterapkan kepada lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT). 

"Untuk wilayah Bukittinggi kita segera akan membahas perda hukum adat bagi pelaku LGBT dengan pemerintah kota," kata Syahrizal Datuak Palang Gagah, Ketua LKAAM Bukittinggi saat dikonfirmasi, Rabu, (7/11/2018).

Ia menerangkan, sebelumnya sudah ada pembahasan terkait hal demikian dengan pemerintah kota Bukittinggi dan DPRD, namun lebih lanjut akan dibahas dalam rapat. 

"Kita tentunya menginginkan adanya hukum adat di daerah kita, gunanya tentu memberikan efek jera bagi pelakunya," ungkapnya. 

Kota Bukittinggi memiliki persatuan adat yang kuat, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. 

"Sanksi keras pastinya akan diberikan bagi pelaku," tutupnya. 

(deb/rdk) 

Berita Terkait

Baca Juga