Kawal RPJMD, Pemkab Pasaman Terbitkan Perbup Nomor 46 Tahun 2018

Kawal RPJMD Pemkab Pasaman Terbitkan Perbup Nomor 46 Tahun 2018 sosialisasi Perbup Pasaman nomor 46 Tahun 2018 tentang tata cara pengendalian dan evaluasi perencanaan pembangunan di aula Bappeda setempat, Selasa (06/11/2018)

Covesia.com - Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumbar menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 46 Tahun 2018 untuk mewujudkan kesesuaian capaian pembangunan daerah dengan indikator kinerja yang telah ditetapkan.

"Terbitnya Perbup nomor 46 ini kegunaannya sebagai pedoman bagi SOPD dalam pengendalian dan dan evaluasi perencanaan pembangunan daerah. Baik di RPJP, RPJMD, Renstra SKPD, RKPD dan Renja SKPD,"terang Bupati Pasaman, Yusuf Lubis, Selasa (06/11/2018).

Yusuf Lubis juga mengatakan bahwa Perbup tersebut sebagai produk hukum dalam pengendalian dan evaluasi yang mencakup kebijakan perencanaan pembangunan daerah, pelaksanaannya dan hasil (output)nya.

"Jadi semua SOPD harus ada pada jalur yang jelas sebagaimana yang dituangkan dalam RPJP dan RPJMD dalam membuat program kerjanya. Sehingga seluruh yang tertuang di RPJMD tercapai di tahun 2021 nantinya," katanya.

Sementara Kepala Bappeda Pasaman, Mara Ondak mengatakan bahwa dalam Perbup nomor 46 tersebut sangat rinci dan jelas aturannya dalam mencapai indikator kerja yang ditetapkan dalam mencapai RPJMD.

"Sangat jelas job descriptionya dari masing-masing pihak dan terstuktur didalam Perbup nomor 46 tersebut. Jadi tidak ada alasan lagi bai SOPD untuk keluar dari RPJMD yang ditetapkan dalam merencanakan setiap program kegiatan," katanya.

Bahkan kata Mara Ondak, masyarakat Pasaman juga berhak melaporkan program atau kegiatan yang dianggap tidak sesuai dengan rencanan yang telah ditetapkan.

"Jelas, peran serta masyarakat juga terbuka lebar disitu untuk memantau dan melaporkan kegiatan yang tidak sesuai. Penyampaian laporan itu secara tertulis disertai identitas pelapor yang jelas dan dikirim ke Kepala Bappeda Pasaman. Dengan catatan tentu memuat data laporan yang rinci dan akurat," tutupnya.

(eri)


Berita Terkait

Baca Juga