Belajar dari Kasus Iwan Mulyadi, Ahmad Khaidir: Tidak ada Lagi Korban Salah Tembak di Sumbar

Belajar dari Kasus Iwan Mulyadi Ahmad Khaidir Tidak ada Lagi Korban Salah Tembak di Sumbar Iwan Mulyadi (Foto: Istimewa)

Covesia.com - Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar Ahmad Khaidir mengapresiasi tindakan Kapolda Sumbar yang telah menyerahkan uang ganti rugi kepada Iwan Mulyadi sebesar Rp300 juta.

Penyerahan uang ganti rugi tersebut semula direncanakan akhir bulan Desember setelah anggaran dana ganti rugi di setujui Asistensi Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kapolri. 

"Kita sangat apresiasi tindakan Kapolda Sumbar Irjen Pol. Drs. Fakhrizal untuk segera menyerahkan uang ganti rugi kepada Iwan Mulyadi yang telah menunggu sejak putusan Pengadilan Pasaman Barat tahun 2011," ujar Ahmad Khaidir saat dikonfirmasi, Selasa (6/11/2018).

Selain itu, ia juga berharap ke depan tidak ada lagi kejadian salah tembak yang dilakukan oleh oknum Kepolisian di Sumatera Barat. 

"Kapolda juga harus memberikan pengarahan kepada jajarannya untuk taat kepada hukum dengan tidak semena-mena mengunakan senjata api," ujar Ahmad Khaidir yang juga berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat tersebut. 

"Bagi keluarga Iwan, kelola uang tersebut dengan baik, mudah-mudahan bisa diinvestasikan dengan baik," sebutnya. 

Sementara itu, Ketua PBHI Sumbar Wengki Purwanto selaku kuasa hukum Iwan menyebutkan bahwa Kapolda secara langsung menyerahkan uang ganti rugi kepada Iwan, bahkan Kapolda juga menyerahkan sejumlah bantuan secara pribadi kepada Iwan.

"Termasuk ke Asrena dan Pengadilan Negeri Pasaman Barat, Kapolda meminta secara administarsi diselesaikan belakangan dengan kuasa hukum Iwan," ujar Wengki saat ditemui di Kantor PBHI Sumbar.

Menurtnya, PBHI dan jejaringan juga akan melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap perkembangan Iwan kedepannya.

"Kita tetap juga akan mengawasi serta memberikan masukan terhadap pengelolaan keuangan keluarga Iwan, mudah-mudahan ini sangat membantu keluarga Iwan," ujarnya. 

(dil/don)


Berita Terkait

Baca Juga