Sejumlah Wilayah 50 Kota Terendam Banjir, Jalan Taram-Payobasung Putus

Sejumlah Wilayah 50 Kota Terendam Banjir Jalan TaramPayobasung Putus Banjir di 50 Kota (Foto: Istimewa)

Covesia.com - Hujan lebat yang mengguyur sejumlah daerah di Kabupaten Limapuluh Kota sejak Jumat hingga Sabtu Sore (2-3/11/2018) mengakibatkan beberapa nagari terendam banjir. Bahkan, jalan yang menghubungi Nagari Taram, Kecamatan Harau dengan Payobasung lumpuh total.

Dari data yang didapat oleh Covesia.com, daerah yang terdampak banjir ada di tiga kecamatan yaitu kecamatan Mungka, Lareh Sago Halaban, dan Harau. Rata-rata ketinggian air selutut orang dewasa.

Banjir yang melanda Kecamatan Lareh Sago Halaban sempat membuat masyarakat di Aie Randah, Kenagarian Balai Panjang cemas. Pasalnya, debit air di batang Sinama meluap dan merendam sawah maupun rumah warga.

Kampung halaman Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan ini sempat mencekam. Pasalnya, air meluap pada Jumat malam sekitar pukul 18.30 WIB. Sama persis dengan kejadian Banjir bandang Lintau Buo Utara. Masyarakat beranggapan hal serupa akan terjadi juga di kampungnya.

"Mendengar adanya informasi ini, saya langsung ke lokasi pas air meluap dan mencoba menenangkan warga yang masih dihantui kecemasan banjir bandang Lintau Buo Utara," kata Wakil Bupati, Ferizal Ridwan.

Selain di Lareh Sago Halaban, hal serupa juga terjadi di Nagari Sungai Antuan, Kecamatan Mungka. Disini ratusan rumah warga juga terendam banjir. Puncak banjir terjadi pada pukul 03.00 WIB, Sabtu (3/11/2018). Bahkan tim SAR langsung diturunkan untuk mengevakuasi warga menggunakan perahu karet.

"Yang di Sungai Antuan, saya minta tim sar untuk ke lokasi untuk mengevakuasi warga, Khususnya yang lansia. Soalnya puncak banjir tengah malam," kata Wabup.

Sedangkan di Taram, kecamatan Harau Sabtu Sore, jalan yang menghubungkan Taram dengan Payobasung putus karena ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa. Bahkan BPBD Kabupaten Limapuluh Kota dan Tim Sar mendirikan tenda untuk masyarakat yang mengungsi.

Penuturan Camat Harau Andri Yasmen, beberapa titik di kenagarian Balai Panjang, Bukit Limbuku dan Taran memang sudah banjir sejak Sabtu pagi, Namun, banjir terparah ada di Taram. Air mencapai ketinggian satu meter dan membuat jalan ke Payobasuang lumpuh.

"Sampai malam ini, masih banjir di Taram setinggi pinggang orang dewasa. kalau di Bukit Limbuku dan Balai Panjang sudah mulai surut. Tadi pagi, ketinggan air tiga daerah ini hanya selutut orang dewasa," kata Andri saat di konfirmasi, Sabtu Malam.

Sampai berita ini diturunkan, wilayah Kabupaten Limapuluh Kota masih diguyur hujan deras.

Kontributor Limapuluh Kota : Hajrafiv Satya Nugraha 

Berita Terkait

Baca Juga