BPJS Kesehatan: Dana Kapitasi Puskesmas Cubadak tidak Pernah Menunggak

BPJS Kesehatan Dana Kapitasi Puskesmas Cubadak tidak Pernah Menunggak Terpampang papan pemberitahuan Puskesmas tutup, di pintu masuk Puskesmas Cubadak Duo Koto, Pasaman (Foto: Covesia/Heri Sumarno)

Covesia.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kabupaten Pasaman, Sumbar mengaku tidak pernah menunggak dana kapitasi Puskesmas Cubadak, Kecamatan Dua Koto.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Pasaman, Syafrudin ketika dikonfirmasi oleh Covesia.com, Sabtu (20/10/2018).

"Kami dari BPJS Kesehatan tidak pernah menunggak dana Kapitasi Puskesmas Cubadak, Dua Koto. Dana Kapitasi itu setiap awal bulan selalu kami setorkan ke rekening Puskesmas Cubadak. Paling lambat tanggal 15 setiap bulannya. Karena memang seperti itu aturannya," terang Syafrudin.

Lebih lanjut kata Syafrudin, dana kapitasi yang dibayarkan setiap bulannya ke Puskesmas Cubadak sekitar Rp80 jutaan. Sementara dana non kapitasi, mencapai belasan juta rupiah juga selalu dibayarkan.

"Dana kapitasi BPJS Kesehatan yang dibayar tiap bulan untuk Puskesmas Cubadak sebanyak Rp80.852.000,00. Sudah lunas sampai bulan Oktober 2018, dan langsung dibayarkan ke rekening Puskemas Cubadak. Sementara dana non kapitasi tergantung berapa jumlah pasien rawat inap di Puskesmas itu setiap bulannya. Jumlahnya sekitar Rp15 juta rata-rata perbulan," tambahnya.

Syafrudin mengaku sangat kecewa jika ada nada miring yang beredar seolah-olah BPJS Kesehatan menunggak pembayaran dana Kapitasi Puskesmas Cubadak tersebut.

"Kami sangat kooperatif dan profesional. Dana kapitasi itu kan kami bayarkan diawal bulan. Sebelum penerimaan pelayanan kesehatan. Nanti dari jumlah itu rinciannya 60 persen untuk Jasa Medis dan 40 persen untuk dana operasional. Sekali lagi saya tegaskan, BPJS Kesehatan Pasaman tidak benar menunggak dana Kapitasi Puskesmas Cubadak," tuturnya.

Sebelumnya, puluhan karyawan/karyawati Puskesmas Cubadak, Kecamatan Dua Koto mendadak gelar aksi mogok kerja. Mereka beralasan sudah tak tahan lagi akibat dana kapitasi atau dana pelayanan yang sudah empat bulan terakhir tidak kunjung dibayarkan oleh Kapus dr. Tarigan. Bahkan mereka sudah berkali-kali meminta solusi kepada Bendahara Puskesmas Cubadak, Vivi. Namun hingga kini dana yang dijanjikan itu tak kunjung cair.

Jika kondisi ini terus berlarut, ribuan jiwa warga Kecamatan Dua Koto terancam tidak bisa berobat ke Puskesmas Cubadak tersebut.

(eri/don)


Berita Terkait

Baca Juga