BPBD: Sirene Peringatan Dini Tsunami ada di Setiap Daerah Pesisir Pantai Sumbar

BPBD Sirene Peringatan Dini Tsunami ada di Setiap Daerah Pesisir Pantai Sumbar Ilustrasi Sirene peringatan dini Tsunami di Sumbar (Foto: Istimewa)

Covesia.com - Kabid Perlengkapan dan Kedaruratan Bencana BPBD Sumbar Rumainur, menyebutkan bahwa sirene peringatan dini stunami sudah ada di setiap wilayah pesisir pantai Sumatera Barat (Sumbar).

Kata Rumainur, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menyerahkan 6 unit sirene untuk Sumbar, dan setiap tanggal 26 telah dilakukan pengecekan dan kondisinya baik. Kemudian dari BPBD ada 32 unit sirene.

"Sebelumnya ada laporan dari masyarakat bahwa sirene ada yang rusak, sudah dicek dan kita sudah mengganti 8 unit aki dan beberapa peralatan yang mengalami kerusakan," ujar Rumainur di Padang, Kamis (18/10/2018).

Menurutnya, 90 persen sirene dari BPBD tersebut masih dalam kondisi baik. Kemudian Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga telah menyerahkan 8 unit sirene untuk wilayah pesisir pantai.

"Kota Padang dan Pariaman juga memiliki sirene, tentu mereka yang lebih mengetahui kondisi sirene peringatan dini didaerahnya," ujarnya.

Terkait ada laporan masyarakat bahwa keberadaan shelter di Ulak Karang tidak terawat dengan baik. Menurutnya, BPBD tidak bisa menganggarkan dana untuk perawatan shelter di Ulak Karang lantaran belum dilakukan serah terima antara pemerintah pusat dengan pemerintah kota.

"Sebelum pelepasan aset kita tidak bisa menganggarkan dana untuk itu, nanti kita bisa diaudit," ujarnya.

"Sebagai fungsinya, shelter yang ada masih bisa digunakan untuk sementara waktu dan shelter kegunaannya hanya untuk berlindung jika tsunami datang dan ini masih bisa difungsikan," lanjutnya.

Menurutnya, Sumbar hanya membangun 3 unit shelter, namun gedung-gedung aset pemerintah yang dibangun pasca gempa 2009 bisa dimanfaatkan untuk potensial shelter. 

"Rata-rata bangunan tersebut mampu menahan caption gempa di atas 0,3," ujarnya.

(dil/don)

Baca juga: Hidayat: SOP Mitigasi dan Penanggulangan Bencana Harus Diupgrade

Berita Terkait

Baca Juga